Breaking News:

Viral Hari Ini

Kasus Viral LA Pembawa Bendera Merah Putih saat Kerusuhan September 2019 akan Segera Disidang

Kasus Viral LA Pembawa Bendera Merah Putih saat Kerusuhan September 2019 Segera Disidang

Tayang:
Penulis: Nafis Abdulhakim
Editor: Archieva Nuzulia Prisyta Devi
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Anak membawa Bendera Merah Putih 

TRIBUNSTYLE.COM - Kasus LA remaja yang membawa bendera merah putih tersebut, kepolisian sudah merampungkan berkas terkait kasus LA tersebut. LA segera disidang.

Ketika itu LA, remaja yang fotonya viral sedang membawa Bendera Merah Putih di tengah kerusuhan di sekitar Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, September 2019 lalu.

Dilansir dari Kompas.com, berkas perkara, barang bukti, serta tersengka sudah dilimpahkan ke kejaksaan.

Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Sugeng Riyanta mengatakan berkasnya sudah dinyatakan P21 pada 25 November 2019 dan diterimanya untuk diproses lebih lanjut. 

"Berkas sudah kita nyatakan P21 dan pada tanggal 25 November lalu sudah diserahkan kepada kita untuk proses selanjutnya," ucap Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Sugeng Riyanta saat dikonfirmasi, Rabu (27/11/2019).

Kabar Terbaru Siswa STM Viral Membawa Bendera Merah Putih Saat Demo di Gedung DPR, Segera Disidang

VIRAL VIDEO Polisi Bawa Anjing K9 Saat Ricuh Demo di Irak, Tak Mau Kalah Pendemo Gantian Bawa Singa

Sugeng pun mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan penyusunan dakwaan.

Setelah itu, perkara akan dilimpahkan ke pengadilan untuk disidangkan.

Ada beberapa fakta dalam berkas perkara yang dilontarkan Sugeng.

Menurut Sugeng, LA bukanlah siswa SMK seperti di dalam foto.

"Dia bukan anak-anak loh.

Umurnya sudah 20 tahun.

Kalau kategori anak-anak kan 18 tahun ke bawah.

Dia bukan siswa SMK, tapi ikut gabung demo di siswa SMK," ucap Sugeng.

Sugeng menambahkan, LA melempar batu kepada petugas sebanyak dua kali.

LA pun diperintahkan untuk bubar sampai pukul 9 namun dia enggan pergi.

Untuk penyelamatan bendera, Sugeng menuturkan, itu tidak ada fakta di dalam berkas.

"Kemudian dia lempar batu kepada petugas dua kali.

Kemudian dia diperintahkan untuk bubar sampai jam 9 malam enggak mau, itu kan sudah tindak pidana.

LA, remaja yang membawa bendera
LA, remaja yang membawa bendera (KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

Tentang penyelamatan bendera itu sama sekali tidak ada fakta di dalam berkas," tambah Sugeng.

Polisi sebelumnya menangkap LA, pemuda yang fotonya viral ditengah kepungan gas air mata.

LA ditangkap karena diduga terlibat dalam kerusuhan 30 September lalu.

Kepolisian memastikan penangkapan LA bukan karena dia melecehkan Bendera Merah Putih.

Dilansir dari Kompas.com, sebelumnya, polisi membantak kabar yang menyebutkan pihaknya menangkap LA karena melecehkan Bendera Merah Putih.

LA diamankan karena dia diduga ikut terlibat dalam kerusuhan yang terjadi di sekitar Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, September 2019 lalu menurut Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edi S Sitepu.

Edi menegaskan penangkapan LA bukan terkait pelecehan terhadap bendera.

"Diamankan pada saat terjadinya kerusuhan tanggal 30 September 2019.

Tidak ada kaitannya dengan pelecehan bendera," kata Edi saat dihubungi, Rabu (2/10/2019).

LA waktu itu sudah diamankan pihak kepolisian untuk dimintai keterangan dan proses penyelidikan lebih mendalam.

"Iya, ada di Polres, masih kita dalami," kata Edi.

(TribunStyle.com/Nafis Abdulhakim)

Pelajar melakukan Aksi Tolak RUKHP di Belakang Gedung DPR/MPR, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (25/9/2019).
Pelajar melakukan Aksi Tolak RUKHP di Belakang Gedung DPR/MPR, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (25/9/2019). (KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

Kisah di Balik Foto Viral Anak SMA Bawa Bendera Merah Putih di Tengah Kabut Gas Air Mata

Penulis Sabrina Asril Editor Sabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi pelajar SMK dan SMA di sekitar gedung DPR, Rabu (25/9/2019) menyisakan sebuah kisah yang melekat di benak para pelajar itu.

Aksi mereka terbilang tak biasa. Tak ada yang menyangka di hari itu ratusan bahkan ribuan pelajar SMK dan SMA bersatu turun ke jalan.

Sebuah foto yang mengabadikan aksi para pelajar itu pun mendadak viral tak lama usai aksi mereka yang berujung ricuh dengan polisi.

Foto itu menampilkan seorang pelajar memakai seragam putih dan abu-abu. Dia berada di tengah kepungan kabut gas air mata.

Pelajar itu menyeka matanya sambil menggenggam telepon seluler. Sebuah bendera merah putih tampak ada dalam genggamannya. 

Foto tersebut adalah karya fotografer Kompas.com, Garry Andrew Lotulung.

Garry menceritakan foto viral seorang pelajar itu diambilnya pada Rabu sore menjelang Maghrib. Saat itu, situasi sudah semakin tidak kondusif di sekitar Stasiun Palmerah.

Massa sudah mulai rusuh sejak siang hari sekitar pukul 14.30. Polisi pun meminta massa untuk membubarkan diri. Namun, massa justru semakin banyak yang memenuhi Jalan Tentara Pelajar.

"Massa waktu itu sudah semakin tidak terkontrol melempar apa saja yang dia pegang ke arah polisi. Mereka juga berusaha menjebol pagar belakang DPR," ucap Garry.

Akhirnya mulai sore hari, polisi menembakkan gas air mata. Di momen itulah, Garry mengabadikan aksi para pelajar yang kocar-kacir setiap kali ditembak gas air mata.

Posisi Garry waktu itu berada di sekitar pintu perlintasan kereta, 10 meter dari arah kerumunan massa.

Pada saat massa lari menghindari gas air mata, Garry bersiap membidikkan kamera. Massa berlarian ke arahnya.

Salah seorang pemuda yang menyeka mata dengan bendera Merah Putih dalam genggamannya langsung mencolok perhatian. Garry membidik pelajar itu.

Foto inilah yang kemudian viral di media sosial.  

Pelajar melakukan Aksi Tolak RUKHP di Belakang Gedung DPR/MPR, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (25/9/2019).
Pelajar melakukan Aksi Tolak RUKHP di Belakang Gedung DPR/MPR, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (25/9/2019).(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

Garry masih ingat kejadian unik yang mungkin hanya ditemui dalam aksi unjuk rasa pelajar kemarin.

"Mereka tepuk tangan setiap ada gas air mata sambil lari menjauh," ucap Garry.

Setelah tembakan gas air mata mereda, para pelajar ini kembali mendekati pintu belakang DPR di Jalan Tentara Pelajar sambil menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Aksi massa masih terus ricuh hingga tengah malam. Mulai tengah malam hingga pagi hari esoknya, polisi melakukan "sweeping". Sebanyak 570 pelajar diamankan polisi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kisah di Balik Foto Viral Anak SMA Bawa Bendera Merah Putih di Tengah Kabut Gas Air Mata",

Viral Pelaku Kerusuhan 22 Mei Mayoritas Pengangguran, Admin LiNa Jobstreet Diminta Mundur!

6 Peristiwa Besar Indonesia Sepanjang Tahun 2018, dari Kerusuhan Mako Brimob Hingga Bom Surabaya

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
bendera Merah PutihPolres Metro Jakarta BaratAKBP Edi S Sitepuviral hari ini
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved