Keseringan Selfie, Penyanyi Jepang, Ena Matsuoka Jadi Korban Pelecehan, Ini Cara Pelaku Melacaknya

Simak cara pelaku melacak keberadaan Ena Matsuoka dari foto selfie yang kerap dilakukan dan diunggahnya di media sosial.

zoom-inlihat foto
selfie-ena-matsuoka.jpg
Mirror.co.uk
Ena Matsuoka

Ramalan cuaca menyebutkan bahwa badai tersebut kemungkinan besar diperkirakan akan melintas langsung di atas wilayah Tokyo, yang merupakan Ibu Kota Jepang.

Para warga setempat dihimbau bersiap untuk menghadapi angin kencang dan hujan lebat dari Topan Hagibis tersebut.

Warga Jepang, khususnya di daerah sekitar pulau utama Honshu sedang mempersiapkan diri untuk dihantam dengan kemungkinan badai terburuk dalam lebih dari 60 tahun.

 Bersiap Hadapi Topan Hagibis, Penampakan Langit Jepang Justru Jadi Perbincangan Warganet, Pertanda ?

 Tagar #PrayForJapan Trending di Twitter, Jepang Siap Hadapi Topan Hagibis, Berdampak ke Indonesia?

Dilansir dari World of Buzz Typhoon Hagibis ini dikatakan memiliki kekuatan badai setara dengan kategori 5.

1. Topan kategori 5 memiliki ukuran lebih dari 1.400 KM.

2. Hembusan angin diperkirakan memiliki kecepatan lebih dari 240 km/jam

 Viral Bocah SMP Girang Sekolah Libur Karena Gempa: Gempa Tidak Berpotensi Tsunami tapi Libur Guys!

 Unik, Desain Uang Jepang Bergambar Anjing Shiba Viral, Miliki Merchandise Sendiri & Laku Keras

 

Baru bulan lalu Jepang juga telah dilanda Topan Faxai yang menewaskan tiga orang dan meninggalkan 930.000 terkena dampaknya.

Penduduk yang di daerah tengah lajur topan diharapkan bersiap-siap untuk topan super berikutnya. 

Bahkan beberapa warganet telah membagikan beberapa foto yang memperlihatkan langit di Jepang mengalami perubahan warna.

Warga Jepang pun berbagi foto tersebut di platform media sosial, dan menunjukkan langit berubah warna menjafi ungu.

Fenomena ini disebut hamburan seperti yang terjadi di Indonesia, terutama di Jambi yang langitnya berubah menjadi warna merah.

Menurut Science Daily, hamburan terjadi ketika molekul dan partikel kecil di atmosfer mempengaruhi arah cahaya yang menyebabkan cahaya tersebar.

Panjang gelombang cahaya dan ukuran partikel menentukan warna langit.

Jepang telah menghadapi berbagai macam bencana alam selama bertahun-tahun.

Dilansir dari Kompas.com, Tagar #SaveJapan ramai dibicarakan di media sosial Twitter.

 Viral, Ibu Bagikan Foto Tragis Anaknya, Perubahan Drastis Menjadi Kurus & Luka-luka Karena Narkoba

 POPULER Fans Lecehkan & Lukai Idola, Tahu Tempat Tinggal dari Refleksi Mata dalam Foto Artis Idola

Sudut kota Tokyo, langit berwarna ungu.
Sudut kota Tokyo, langit berwarna ungu. (Twitter: @BlakeMist)

Sampai dengan Jumat (11/10/2019) sore sekitar pukul 16.55 WIB, tagar tersebut telah dibicarakan sebanyak 181 ribu kali.

Beberapa netizen dalam tagar tersebut menyampaikan kepedulian terhadap bencana typhoon Hagibis yang diperkirakan akan terjadi di Jepang.

“Praying so hard for Japan Please be safe from this Hagibis Typhoon.

Hagibis Typhoon is equivalent with level 5 hurricane I hope Typhoon will pass through without anyone getting hurt and less damaged” tulis akun @taylor_thinnPS.

“I hope that you stay safe #Savejapan” ujar akun @heyjeju.

“Hope you all will be save #SaveJapan” kata @knomgui_xx Tak ketinggalan beberapa akun asal Indonesia ikut menyampaikan kekhawatirannya.

“Semoga mereka semua selalu dalam lindungan Tuhan #SaveJapan” tulis akun @FridaMaryana “Semoga baik2 saja #SaveJapan” ujar akun @Arfan93171384. (Tribunstyle/Dhimas Yanuar).

Ikuti kami di
Penulis: Octavia Monalisa
Editor: Delta Lidina Putri
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved