Miris Bocah 12 Tahun Dikurung di Bekas Kandang Ayam Tanpa Busana, Terungkap Fakta Pilunya

Bocah berusia 12 tahun terpaksa dikurung di bekas kandang ayam oleh kedua orang tuanya. Terungkap fakta pilu di balik keputusan sang orang tua.

Miris Bocah 12 Tahun Dikurung di Bekas Kandang Ayam Tanpa Busana, Terungkap Fakta Pilunya
freepik.com
Miris Bocah 12 Tahun Dikurung di Bekas Kandang Ayam Tanpa Busana, Terungkap Fakta Pilunya 

Terungkap fakta pilu yang membuat orangtua Efendi terpaksa mengurung anaknya itu.

Ternyata sejak berusia tiga tahun, Efendi memiliki kelainan yang menyebabkannya tidak bisa tumbuh seperti anak-anak yang lain.

Moh. Efendi (20) dikurung di dalam bekas kandang ayam oleh orang tuanya karena memiliki kelainan sifat sejak lahir. Efendi dikurung karena sering merangkak hingga pernah ditemukan di hutan dan pinggir sungai.
Moh. Efendi (20) dikurung di dalam bekas kandang ayam oleh orang tuanya karena memiliki kelainan sifat sejak lahir. Efendi dikurung karena sering merangkak hingga pernah ditemukan di hutan dan pinggir sungai. (KOMPAS.COM/TAUFIQURRAHMAN)

Efendi lahir dengan kondisi normal, lalu saat usianya menginjak tiga tahun, ia tak kunjung bisa berjalan dan berbicara.

"Dia hanya merangkak ke mana-mana, bicaranya tidak dimengerti karena tidak ada bahasa yang bisa diucapkan," ujar Latifa.

Sebelum akhirnya dikurung, Efendi dulu sering merangkak ke luar rumah bahkan pernah ditemukan sudah berada jauh dari rumah saat terlepas dari pengawasan orang tuanya.

Pernah suatu ketika saat kedua Hamzah dan Latifa bekerja di sawah sampai sore, Efendi menghilang dari rumahnya.

Efendi akhirnya ditemukan merangkak hingga ke pinggir sungai pada malam harinya, bahkan pernag ditemukan di dekat hutan sekitar rumahnya.

"Pernah juga kejadian, Efendi ditemukan di pinggir hutan di timur rumah," terang Hamzah.

Tidak hanya keluar rumah, Efendi juga sering memakan makanan yang tidak layak seperti dedaunan.

"Efendi pernah makan olahan dedak untuk pakan sapi. Bahkan kulit buah siwalan, bunga, dedaunan juga dimakan. Makanya kami coba untuk dikurung," ujar Latifah.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Vega Dhini Lestari
Editor: Irsan Yamananda
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved