Breaking News:

Hotman Paris Kebinggungan Belanja Miliaran, Harga Baju Farhat Abbas Malah Jadi Viral

Hotman Paris kebinggungan belanja 200 miliar tak jadi sorotan malah harga baju Farhat Abbas jadi viral, sebut perlu ahli sosiologi

Penulis: sulastri
Editor: Irsan Yamananda
Kolase TribunStyle
Hotman Paris Kebinggungan Belanja Miliaran Tak Jadi Sorotan,Harga Baju Farhat Abbas Malah Jadi Viral 

Perseteruan antara Hotman Paris Hutapea dengan Farhat Abbas memang selalu memunculkan sisi menarik.

Terbaru, Hotman Paris kebali menyoroti pakaian Farhat Abbas yang lebih viral ketimbang dirinya pamer borong ruko berharga miliaran.

TRIBUNSTYLE.COM - Baru-baru ini, Hotman Paris Hutapea merasa binggung pada pemberitaan perseteruannya dengan Farhat Abbas.

Hotman Paris merasa ganjil dengan masyarakat yang lebih antusias melihat harga pakaian Farhat Abbas saat bertandang ke Eropa ketimbang dirinya yang baru saja borong 36 ruko senilai Rp 200 miliar.

Hal ini terlihat dari unggahan Hotman Paris di akun Instagram pribadinya @hotmanparisoffical, Sabtu (28/9/2019).

Hotman Paris tampak mengunggah kembali hasil tangkap layar sebuah situs e-commerce yang disandingkan dengan potret Farhat Abbas saat di Belgia.

Dari unggahan tersebut, baju yang dikenakan Farhat Abbas dengan baju yang diperdagangkan situs e-commerce sama persis dan hanya berharga Rp 191.000.

Tentu harga tersebut sudah termasuk diskon dengan harga awalnya Rp 300 ribuan. 

Borong 36 Ruko, Hotman Paris Pinjami Farhat Abbas untuk Berkantor, Beri 2 Syarat Pada Ex Nia Daniaty

Kesalahan Besar Farhat Abbas pada Pablo Benua, Rey Utami dan Galih Ginanjar di Mata Hotman Paris

Hotman Paris soroti pakaian yang dikenakan Farhat Abbas saat di Belgia
Hotman Paris soroti pakaian yang dikenakan Farhat Abbas saat di Belgia (Instagram @hotmanparisofficial)

Melalui keterangan unggahan Hotman Paris mengaku mendapatkan cerita dari seorang wartawan.

Wartawan tersebut mengaku jika Hotman Paris yang menyoroti harga baju Farhat Abbas justru viral di seluruh Indonesia.

Ya, puluhan juta orang tampak heboh dengan pemberitaan baju yang dikenakan Farhat Abbas.

Sontak pemberitaan itu pun membuat Hotman Paris menjadi keheranan.

Hotman Paris pun menduga apa karena Farhat Abbas terlalu ganteng mengenakan baju berharga kurang dari Rp 200.000 hingga ibu-ibu niat mencari tahu tentang harga baju yang dikenakan mantan suami Nia Daniaty itu.

Tak hanya sampai itu saja, Hotman Paris juga binggung dan merasa masyarakat perlu pencerahan dari ahli sosiologi.

Pasalnya, Hotman Paris yang pamer telah berbelanja 36 ruko hingga menghabiskan uang Rp 200 miliar rupiah justru tak begitu disoroti masyarakat.

''Ada wartawan cerita: berita baju Fa ini viral di seluruh wanita se Indonesia!

Puluhan juta orang!!Knp berita terheboh?

Apakah karena kegantengan pemilik baju??

Knp para Ibu ibu niat bangat mencari harga bajunya?

Sebaliknya berita di Metro tv ttghotman sekali belanja ruko rp 200 miliar cuma di tonton Dua Ratus ribuan orang! Perlu pencerahan sosiolog? Gejala apa ini,'' tulis Hotman Paris.

Selanjutnya, Hotman Paris kembali mengunggah sebuah video sebuah berita tentang disalah satu stasiun TV swasta.

Tampak Hotman Paris berbincang-bincang dengan Feni Rose tentang 36 ruko yang baru saja ia borong.

Melalui keterangan unggahannya, Hotman Paris merasa binggung lantaran dirinya yang belanja sampai 200 miliar yang menonton hanya dua ratus ribuan orang berbanding terbalik dengan pemberitaan baju Farhat Abbas yang saksikan jutaan orang.

Hotman Paris pun minta penjelasan kepada para ahli sosiolog tentang gejala yang sedang terjadi itu.

''Sebaliknya berita fi Meyto tv hotman sekali belanja 200 miliar rupiah cuma di tonton dua ratus ribuan orang!

Tapi berita baju Fa di tonton puluhan juta orang!

Aneh!! Mohon pandangan ahli sosiolog? Gejala apa ini?

Tapi hotman jujur harga ikat pinggang dan dompet hotman cuma 50 ribuan,''tulis Hotman Paris.(TribunStyle.com/Sulastri)

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
Hotman ParisFarhat AbbasBelgia
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved