Tahun Baru Islam

Kapan Puasa Tasua Dilaksanakan? Ini Jadwal, Niat & Keutamaannya, Sebagai Pelengkap Puasa Asyura

Inilah penjelasan mengenai jadwal Puasa Tasua, amalan sunnah sebagai pelengkap puasa Asyura di Bulan Muharram.

Instagram
Puasa Tasu'a 9 Muharram yang merupakan pengiring Puasa Asyura 10 Muharram. 

Inilah penjelasan mengenai jadwal Puasa Tasua, amalan sunnah sebagai pelengkap Puasa Asyura di Bulan Muharram.

TRIBUNSTYLE.COM - Simak waktu menunaikan Puasa Tausa, lengkap dengan bacaan niat hingga keutamaannya.

Tepat pada hari ini, Minggu (1/9/2019) umat muslim tengah memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 H.

Bulan Muharram banyak sekali keistimewaan di dalamnya.

Bulan Muharram menjadi salah satu bulan suci bagi umat Islam selain bulan Ramadhan.

Muharram termasuk bulan yang dimuliakan Allah SWT dan dijuluki dengan Syahrullah atau bulan Allah.

Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 H - Ini 5 Tradisi Unik di Jateng, Kirab Kebo hingga Mubeng Beteng

Kumpulan Pantun Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 H, Cocok Buat Status WA / IG / FB

Di bulan Muharram, terdapat berbagai amalan sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan, seperti berpuasa.

Salah satu amalan sunnah yang dapat ditunaikan di bulan Muharram yakni Puasa Tasua.

Puasa Tasua menjadi pelengkap Puasa Asyura yang juga dianjurkan dan memiliki banyak keutamaan.

Instagram/kajianislam
Instagram/kajianislam ()

Kumpulan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 H Bahasa Inggris, Indonesia, Siap Dibagikan

Puasa Tasua Puasa ditunaikan sehari sebelum puasa Asyura, yakni pada 9 Muharram atau tepat pada tanggal 9 September 2019.

Setelah itu, melaksanakan Puasa Asyura pada 10 Muharram atau 10 September 2019.

Jika puasa Asyura mampu menghapuskan dosa kecil selama setahun yang lalu, puasa Tasu'a pun memiliki keistimewaan.

Rasulullah SAW menganjurkan kepada yang melaksanakan puasa ‘Asyura, untuk melengkapi dengan puasa Tasu’a sehari sebelumnya.

Puasa pada tanggal 9 Muharram ini disyariatkan untuk menyelisihi syariat puasa Yahudi dan Nasrani.

Dikutip dari infaqdakwahsenter.com, diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA, beliau berkata, “Ketika Rasulullah SAW berpuasa pada hari ‘Asyura dan memerintahkan para sahabat untuk berpuasa pada hari itu, mereka berkomentar, ‘Wahai Rasulullah, sesungguhnya hari ‘Asyura adalah hari yang diagungkan oleh orang Yahudi dan Nasrani.’

Rasulullah SAW pun menjawab, ‘Kalau begitu, pada tahun depan insya Allah kita berpuasa pada hari kesembilan’. Dan belum tiba tahun yang akan datang, namun Nabi SAW sudah wafat” (HR. Muslim no. 1916).

Imam Asy-Syafi’i dan para sahabatnya, Ahmad, Ishaq dan selainnya berkata: “Disunnahkan berpuasa pada hari kesembilan dan kesepuluh secara keseluruhan, karena Nabi SAW telah berpuasa pada hari kesepuluh dan berniat puasa pada hari kesembilan.”

Instagram/daarulmuttaqien2tangerang
Instagram/daarulmuttaqien2tangerang ()

Adakah Ibadah Khusus yang Dianjurkan di Bulan Muharram? Ini Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah

Tahun Baru Islam 1441 H - Inilah Keistimewaan Bulan Muharram & Amalan yang Dianjurkan

Niat Puasa Tasua

Berikut niat serta keutamaan Puasa Tasua yang Tribunstyle.com kutip dari bersamadakwah.net :

نَوَيْتُ صَوْمَ تَاسُعَاءْ سُنَّةَ ِللهِ تَعَالَى

"Nawaitu sauma tasu'a sunnatal lillahita’ala"

Artinya: Saya niat puasa hari tasua, sunnah karena Allah ta’ala.

Imam Nawawi rahimahullaah menyebutkan ada tiga hikmah disyariatkannya puasa pada hari Tasua:

1. Untuk menyelisihi orang Yahudi yang hanya berpuasa pada hari kesepuluh saja.

2. Untuk menyambung puasa hari Asyura dengan puasa di hari lainnya, sebagaimana dilarang berpuasa pada hari Jum’at saja.

3. Untuk kehati-hatian dalam pelaksanaan puasa Asyura, dikhawatirkan hilal berkurang sehingga terjadi kesalahan dalam menetapkan hitungan, hari kesembilan dalam penanggalan sebenarnya sudah hari kesepuluh.

Instagram/
niqabis_lombok
Instagram/ niqabis_lombok ()

Niat & Tata Cara Puasa Asyura Sambut Tahun Baru Islam 1441 H, Dilaksanakan pada 10 Muharram

Jelang Tahun Baru Islam 1441 H, Inilah 3 Amalan Utama yang Dianjurkan di Bulan Muharram

Niat Puasa Asyura

Dalam mazhab Syafi’i, lafal niat Puasa Asyura sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ فِيْ يَوْمِ عَاشُوْرَاء سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

"Nawaitu shouma fii yaumi aasyuuroo’ sunnatan lillaahi ta’aalaa"

Artinya: saya niat puasa sunnah asyura sunnah karena Allah Ta’ala.

(TribunStyle/Listusista)

Yuk Subscribe Channel YouTube TribunStyle :

Like Facebook TribunStyle.com :

Ikuti kami di
Penulis: Listusista Anggeng Rasmi
Editor: Irsan Yamananda
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved