Breaking News:

Tak Tempuh Jalur Hukum, Orangtua Aurellia Qurratu Ain Ikhlas dan Berikan Pesan untuk PPI Tangsel

Anggota Paskibraka Tangerang Selatan, Aurellia Qurratu Ain, meninggal dunia sebelum bertugas.

Instagram/TribunJakarta/jaisy rahman tohir
Aurellia Qurrota Ain paskibrakan Tangerang Selatan meninggal 

Farid menekankan kejadian ini bisa menjadi pembelajaran agar pihak yang terlibat dalam melatih Paskibraka, tidak menerapkan latihan yang eksterm sehingga berujung pada kematian.

Misteri Meninggalnya Paskibraka Tangsel Aurellia, Tak Miliki Riwayat Sakit, Luka Lebam Jadi Petunjuk

Aurellia Qurrota Ain
Aurellia Qurrota Ain (ig: @benyamindavnie)

"Kami harapkan dengan adanya kejadian ini sebagai pengalaman, sebagai hal yang wajib, mereka (pihak pelatih Paskibraka) evaluasi bahwa tindakan seperti ini akan berakibat sangat fatal. Baik dari peserta sendiri maupun bagi keluarga yang ditinggalkan," kata Farid.

Sebelumnya, diberitakan Warta Kota, Romi selaku paman Aurellia menilai kematian keponakannya itu terlihat janggal.

Bahkan ia menyebut tubuh Aurellia itu lebam-lebam.

"Tubuhnya lebam membiru. Dia (Aurellia) juga sempat cerita kalau pernah dipukul oleh seniornya di Paskibra," ucapnya saat ditemui di rumah duka, Taman Royal, Cipondoh, Tangerang, Kamis (1/8/2019).

Tak hanya pamannya yang bernama Romi, paman Aurellia yag bernama Indra juga menerangkan bahwa latihan kegiatan Paskibraka di Tangerang Selatan yang diikuti keponakannya itu sangat keras.

5 Fakta Paskibraka Aurellia Meninggal, Luka Lebam, Curhatan Diary, hingga Dugaan Perpeloncoan Senior

Aurellia Quratu Aini (jilbab hitam) semasa hidup bersama ibunya
Aurellia Quratu Aini (jilbab hitam) semasa hidup bersama ibunya (Warta Kota/Andika Panduwinata)

"Dia pernah cerita ke kami, kalau di Tangsel itu latihannya mengenal sebutan latihan cincin. Yaitu push up di aspal dengan cara tangan mengepal, sehingga jari-jari cincin tangan menghitam," ujar Indra.

Indra pun kaget dengan kejadian itu. Menurutnya, latihan tersebut berbeda dengan kegiatan Paskibraka lainnya.

"Saya juga Paskibraka. Keluarga kami Paskibra. Ayah dan ibu Aurel juga Paskibra, tapi latihannya tidak sekeras itu," paparnya.

Sebagai informasi, Paskibraka adalah Pasukan Pengibar Bendera Pusaka di tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten atau kota. Sedangkan, Paskibra merupakan pasukan pengibar bendera yang bertugas di sekolah. (*)

(GridHot.ID, Siti Nur Qasanah)

Artikel ini telah tayang di GridHot.ID dengan judul Putrinya Mati Tak Wajar dengan Jasad Penuh Lebam, Keluarga Aurellia Tak Akan Tempuh Jalur Hukum, Sang Ayah Ngaku Sudah Ikhlaskan Anaknya.

Yuk Subscribe Channel YouTube Tribunstyle di bawah ini:

Ikuti kami di
Editor: Archieva Nuzulia Prisyta Devi
Sumber: GridHot.id
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved