Udara Jakarta Menjadi Udara Terburuk di Dunia, Awas Dampak Pengaruh Buruk Polusi Terhadap Kulit

Udara Jakarta menjadi udara terburuk di dunia, awas dampak pengaruh buruk polusi terhadap kulit. Simak penjelasan dokter Devika Icecreamwala.

Udara Jakarta Menjadi Udara Terburuk di Dunia, Awas Dampak Pengaruh Buruk Polusi Terhadap Kulit
Kolase TribunStyle
Ilustrasi polusi udara 

TRIBUNSTYLE.COM - Akhir-akhir ini situs yang menyediakan informasi mengenai kualitas udara atau peta polusi online harian kota-kota besar di seluruh dunia memberikan data beberapa kota yang memiliki kualitas udara buruk di dunia berdasarkan peringkat.

Jakarta, Ibukota Indonesia sejak Senin (29/7/2019) menduduki peringkat pertama kota dengan kualitas udara terburuk di dunia.

Hingga pada Selasa (30/7/2019) Kota Jakarta, Indonesia masih menduduki peringkat pertama dengan kualitas udara terburuk di dunia.

Pada pukul 13:05 WIB, kualitas udara Jakarta tercatat 162 kategori tidak sehat dengan parameter PM2.5 konsentrasi 76,7 ug/m3 berdasarkan US Air Quality Index (AQI) atau indeks kualitas udara.

Prakiraan Cuaca BMKG Selasa 30 Juli 2019 di 33 Kota di Indonesia, Jakarta Cerah, Tarakan Hujan Petir

Ketika menggunakan acuan US AQI, hasil analisa pencemaran udara untuk parameter PM2.5 dengan konsentrasi 0-10 ug/m3 termasuk kategori sedang, lalu 36 hingga 55 ug/m3 kategori tidak sehat untuk kalangan tertentu.

Kemudian, 56-65 ug/m3 adalah kategori tidak sehat, 66-100 ug/m3 kategori sangat tidak sehat dan 100 ug/m3 ke atas kategori berbahaya.

Air quality and pollution city ranking
Air quality and pollution city ranking (airvisual.com)

Kualitas udara Jakarta hari ini jadi yang terburuk di dunia.

Setelah Jakarta, ada kota Johannesburg di Afrika Selatan, Kabul di Afghanistan, Tashkent di Uzbekistan, dan Santiago di Chili yang masuk lima besar kota dengan tingkat polusi udara tertinggi dunia.

Diselimuti Kabut Polusi, DKI Jakarta Berada di Peringkat Pertama Kualitas Udara Terburuk di Dunia

Dikutip dari intisari.grid.id, diberitakan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan 14 rencana yang akan dikerjakan sampai 2030 untuk mengatasi polusi udara Jakarta.

Semua rencana itu tercantum dalam peta jalan atau roadmap bertajuk "Jakarta Cleaner Air 2030".

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Anggia Desty
Editor: Desi Kris
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved