Tidak Diapresiasi, Kades dari Aceh yang Dianggap Inspriatif Ini Malah Dijebloskan Ke Penjara

Tidak diapresiasi, Kades dari Aceh yang dianggap inspriatif ini malah dijebloskan ke penjara, diduga mengedarkan benih yang belum disertififikasi.

Tidak Diapresiasi, Kades dari Aceh yang Dianggap Inspriatif Ini Malah Dijebloskan Ke Penjara
Serambi Indonesia - Tribunnews.com
Kepala Desa di Aceh Tgk Munirwan ditangkap polisi. 

Tidak diapresiasi, Kades dari Aceh yang dianggap inspriatif ini malah dijebloskan ke penjara, diduga mengedarkan benih yang belum disertififikasi.

TRIBUNSTYLE.COM - Kriminalisasi terhadap orang yang salah masih acap ditemukan di Indonesia.

Meski pada akhirnya sang korban kriminalisasi harus meminta amnesti kepada Pemerintah Pusat karena merasa tidak adil.

Seperti kades yang dianggap inspiratif dari aceh ini pada Selasa (23/7).

Polda Aceh menahan Keuchik Meunasah Rayeuk di Kecamatan Nisam, Aceh Utara, Tgk Munirwan setelah ditetapkan sebagai tersangka.

Viral Hari Ini, Didi Kempot Cari Inspirasi Lagu Baru di Twitter, Warganet Ramai Curhat Kisah Cinta

Praktik Kawin Kontrak Terjadi di Kalimantan Barat, Remaja dijual Rp 400-800 Juta ke Luar Negeri

Gunung Tangkuban Parahu Jawa Barat Erupsi, Netter Unggah Video Penduduk Berlarian Selamatkan Diri

Penahanan Tgk Munirwan terkait dugaan tindak pidana memproduksi dan mengedarkan (memperdagangkan) secara komersil benih padi jenis IF8.

Dikutip dari Suar.id, benih padi jenis IF8 ini belum dilepas varietasnya dan belum disertifikasi (berlabel) dan dianggap mengedarkan secara ilegal.

Direktur Eksekutif Koalisi NGO HAM, Zulfikar Muhammad selaku pendamping tersangka mengatakan, saat ini Tgk Munirwan sudah ditahan di sel Mapolda Aceh sejak penetapan menjadi tersangka.

Kasus itu diadukan oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh.

Menurut Zulfikar ada keanehan dalam proses aduan tersebut.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Dhimas Yanuar Nur Rochmat
Editor: Mohammad Rifan Aditya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved