Muhammad Idris si Anak Petani Peraih Penghargaan Adhi Makayasa Lulusan Terbaik Akademi Polisi 2019

Muhammad Idris penghargaan Adhi Makayasa karena menjadi lulusan terbaik akademi polisi tahun 2019 merupakan anak seorang petani.

Muhammad Idris si Anak Petani Peraih Penghargaan Adhi Makayasa Lulusan Terbaik Akademi Polisi 2019
Instagram/jokowi
Presiden RI melantik perwira-perwira baru TNI dan Polri di halaman Istana Merdeka, Jakarta. 

Okta mengaku, ia memang memiliki hasrat (passion) tinggi dalam dunia kemiliteran.

Menempuh pendidikan di Akmil adalah murni keinginannya sendiri.

Okta mulai mengenal dunia militer ketika duduk di kelas 2 SMA. Setelah ia bergabung dengan Gastra dan Paskibra di sekolahnya.

Sejak itu ia bercita-cita untuk melanjutkan pendidikan ke Akmil.

"Awalnya setelah lulus SMA, yakni 2015, saya diterima di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gajah Mada melalui jalur SNMPTN. Tapi saya tetap mencoba mendaftar Akmil karena memang itu cita-cita saya dari awal. Alhamdulillah, saya lolos tahun itu juga," papar anak kedua dari tiga bersaudara ini.

Sermatutar Dewi Okta Pusparini bersama kedua orang tuanya
Sermatutar Dewi Okta Pusparini bersama kedua orang tuanya (dok pribadi)

 Kepala Dipukul Pakai Bambu, Siswa SMA Taruna Palembang Tewas di Tangan Pembina MOS

Dari tiga bersaudara, Okta sendiri yang memilih terjun ke dunia militer.

Sang kakak, Dyah Ayu Pusparini (29) merupakan pegawai bank swasta.

Adapun adiknya, Danang Priyo Sambodo (20) tengah menempuh pendidikan tinggi di UMS (Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Sebagai putri daerah Pati, ia berharap ada juniornya di Pati yang meneruskan jejaknya. Ia berharap, adik-adik kelasnya di Pati dapat mengenal lebih dekat dunia militer dan membuka wawasan mengenai sekolah-sekolah kedinasan.

"Saya yakin, dalam bidang ini, warga Pati juga mampu bersaing di kancah nasional," ujarnya optimistis.

Secara khusus, ia berpesan pada generasi muda bangsa untuk mengenali ideologi bangsa dan menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini. Selain itu, ia juga berharap pada generasi penerus bangsa untuk memaksimalkan masa muda dengan hal-hal positif.

"Jangan sia-siakan masa muda dengan hal-hal yang mengenakkan tapi menjerumuskan. Biasakanlah bekerja keras di hari muda, agar bahagia di hari tua," tandasnya. (Tribunjateng.com/Mazka Hauzan Naufal)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bangganya M Idris, Anak Petani dan Guru Ngaji di Solok, Jadi Lulusan Terbaik Akpol 2019..." dan Tribunjateng.com Dewi Okta Pusparini Taruni Terbaik Akmil 2019, Gadis Pati yang Mencintai Dunia Militer Sejak SMA.

Yuk Subscribe Channel YouTube Tribunstyle di bawah ini:

Ikuti kami di
Editor: Archieva Nuzulia Prisyta Devi
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved