Sederet Cara Tak Biasa Jemaah Haji Simpan Rokok, Diselipkan di Kain Ihram hingga Tempat Beras

Sederet cara tak biasa jemaah haji simpan rokok, diselipkan di kain ihram hingga tempat beras.

Sederet Cara Tak Biasa Jemaah Haji Simpan Rokok, Diselipkan di Kain Ihram hingga Tempat Beras
Vox
Ibadah haji 

Sederet cara tak biasa jemaah haji simpan rokok, diselipkan di kain ihram hingga tempat beras. 

TRIBUNSTYLE.COM - Rokok menjadi barang bawaan jemaah calon haji yang paling banyak disita petugas haji.

Beragam cara dilakukan jemaah untuk menyimpan rokok di tasnya.

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya mengaku menyita puluhan slop rokok dari jemaah kelompok terbang (kloter) 25, 26, 27, dan 28 yang memasuki asrama haji Sukolilo, Surabaya, awal pekan lalu.

Puluhan slop rokok itu, kata Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya Jamal, disimpan dalam tas jemaah dengan berbagai cara dan modus.

Perjuangan Naik Haji Pakai Motor Lilik dan Anaknya Berusia 4 Tahun, Masih Harus Lewati 7 Negara

Persyaratan Lengkap dan 3 Kali Ikut Manasik, Ina Malu Gagal Berangkat Haji hingga Mengurung Diri

"Ada yang disimpan dalam bungkus plastik bersama beras, ada yang diselipkan di dalam lipatan pakaian, dan ada juga yang ditemukan di dalam lipatan kain ihram," kata Jamal, Rabu (17/7/2019).

Jumlah barang-barang bawaan yang tidak sesuai ketentuan, kata dia, pasti akan disita.

"Saya juga heran, hal-hal semacam ini terus terjadi setiap tahun, padahal sosialisasi terus digencarkan. Untuk rokok maksimal jemaah hanya boleh membawa 2 slop," jelasnya.

Rokok milik jamaah calon haji yang disita oleh PPIH Embarkasi Surabaya
Rokok milik jamaah calon haji yang disita oleh PPIH Embarkasi Surabaya (kompas.com)

Untuk memberikan efek jera, tahun ini pihaknya mengaku akan melakukan tindakan tegas dengan tidak mengembalikan barang sitaan kepada pemiliknya.

"Barang sitaan akan dimanfaatkan untuk kepentingan lainnya yang lebih bermanfaat, bukan dibakar atau dimusnahkan," jelasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved