Breaking News:

5 Jenis Halusinasi yang Sering Dirasakan Manusia, Kamu Pernah Merasakannya

Ada lima jenis halusinasi yang sering dirasakan manusia. Berikut di antaranya.

Tayang:
Editor: Archieva Nuzulia Prisyta Devi
Instagram/jelly_jilli
Sulli 

TRIBUNSTYLE.COM - Halusinasi nggak hanya terjadi pada orang yang memiliki gangguan mental.

Ternyata setiap manusia juga pernah mengalami halusinasi.

Sebuah studi menunjukkan bahwa satu dari 20 orang, setidaknya pernah mengalami halusinasi dalam hidupnya meski tidak mengonsumsi narkoba atau alkohol.

Sering Berhalusinasi? 10 Tanda Halus Ini Jadi Indikasi Kamu Alami Delusi

Ada lima jenis halusinasi yang sering dirasakan manusia. Berikut di antaranya:

Halusinasi penglihatan (visual)

Halusinasi visual mengacu kepada saat di mana kita merasa melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada di sana.

Meski ini terdengar menakutkan, namun menurut American Academy of Ophthalmology, halusinasi visual biasanya terjadi akibat efek samping obat tertentu.

Selain itu, ia juga dapat terjadi sebagai hasil dari demensia, migraine, dan kecanduan alkohol.

Halusinasi pendengaran (audio)

Sesuai namanya, saat mengalami halusinasi audio, kita mendengar suara-suara tak nyata, mirip dengan jalan cerita film Hollywood, Hearing Voices.

Menurut News Medical, ini merupakan jenis halusinasi yang sering terjadi pada pasien skizofrenia.

Juga pada orang-orang yang sedang berduka -- mereka sering merasa mendengar suara orang terkasih yang telah meninggal.

Halusinasi sentuhan (taktil)

Pada halusinasi taktil, kita akan merasa ada sesuatu yang menyetuh kulit atau tubuh.

Para peneliti mengatakan, halusinasi ini seringnya berasal dari efek alkohol dan obat-obatan terlarang seperti kokain dan amfetamin.

Sentuhan yang paling sering dirasakan penderita halusinasi ini biasanya berupa gigitan serangga atau seperti ada ular yang merayap di atas tubuh.

Halusinasi proprioseptif

Tipe halusinasi ini meliputi perasaan di mana Anda mengalami sensasi seperti mengambang, terbang, atau keluar dari tubuh.

Sebagai tambahan, halusinasi proprioseptif membuat Anda kesulitan mengontrol badan sendiri.

Bocah ini Alami Halusinasi Setelah Minum Obat Flu, Ini yang Terjadi Sebenarnya

Halusinasi penciuman (olfaktori)

Menurut Counselors Soapbox, jenis halusinasi adalah yang paling jarang dialami.

Anda akan mencium sesuatu yang sebenarnya tidak ada. Biasanya, aroma yang muncul tidak menyenangkan, seperti bau muntah atau feses.

Halusinasi olfaktori terjadi akibat adanya kerusakan pada sistem penciuman di otak atau epilepsi.

(Nationalgeographic.co.id/Gita Laras Widyaningrum)

Ilustrasi
Ilustrasi (theatlantic.com)

Apa yang Anda pikirkan tentang orang yang mengalami halusinasi atau delusi?

Biasanya kita menggambarkannya sebagai orang yang sering mendengar suara-suara yang tidak nyata atau bersikap berdasarkan apa yang didengarnya dari suara yang tidak nyata itu.

Secara psikologis, orang yang mengalami delusi dan halusinasi disebut psikosis.

Tapi, jangan salah. Mendengar suara mungkin sudah sangat ekstrem.

Karena ada tanda-tanda halus yang sebenarnya mengindikasikan seseorang mengalami psikosis.

Sering tidak disadari sehingga kondisi itu berkembang menjadi delusi dan halusinasi parah.

Memang membutuhkan profesional untuk mendiagnosis seseorang mengalami psikosis atau tidak.

Namun 10 tanda ini bisa menjadi alarm bagi kita agar psikosis yang mungkin saja kita atau orang yang kita kasihi alami, tidak semakin parah.

1. Suasana hati yang depresi

Demerol Addiction Help
Demerol Addiction Help

Depresi bisa menjadi indikator seseorang mengalami psikosis.

Apalagi jika mengalami kombinasi dengan keyakinan yang delusional, salah mempercayai sesuatu, dan sangat pesimis.

2. Kecemasan

Ia merasa gelisah dan tidak nyaman saat sendiri maupun bersama orang lain.

Indikasi semakin kuat jika ia mengalami paranoia terhadap sesuatu.

3. Mudah marah

21woodendesks.blogspot.com
21woodendesks.blogspot.com

Seseorang yang mengalami psikosis bisa saja ditandai dengan emosi yang tidak stabil sehingga sangat mudah marah.

Apalagi setelah mengonsumsi alkohol.

Ketika marah juga tidak sekadar marah ringan, namun amarah yang besar.

4. Gangguan tidur

Positive Health Online
Positive Health Online

Psikosis sering disertai dengan kelainan atau gangguan tidur.

Ia sangat jarang bisa tidur dengan nyenyak.

5. Hipokondria

Ia merasa curiga, khawatir, dan takut kalau-kalau dirinya sedang terjangkit penyakit tertentu.

Bisa jadi pula ia merasa takut mengalami kejadian buruk yang belum tentu terjadi.

6. Paranoia dan curiga

Disorders.org
Disorders.org

Ciri-ciri klasik dari psikosis ditandai dari paranoia dan kecurigaan yang berlebihan.

Ia merasa bahwa orang-orang di sekitarnya bisa saja membencinya.

Bahkan ketika kondisi itu sebenarnya tidak terjadi, ia tetap merasa bahwa hal itu benar-benar terjadi.

Ia tidak lagi mempercayai teman dekat bahkan keluarga sendiri.

7. Menarik diri dari lingkungan sosial

Paradigm Malibu
Paradigm Malibu

Karena tidak percaya tadi, ia pun menarik diri dari lingkungan sosial.

Kadang-kadang ia sangat tidak percaya pada anggota keluarga tapi percaya pada orang asing.

Hal ini yang sering kali memperburuk kondisinya.

8. Berbicara terlalu cepat

Ia cenderung berbicara dengan cepat karena pikirannya juga seolah berjalan begitu cepat.

9. Sering mengulang-ulang kebiasaaan

Borderline Personality Treatment
Borderline Personality Treatment

Sehingga ia cenderung menghindari komitmen terhadap suatu hal.

Ia juga menghindari terlibat dalam gaya hidup yang rumit. Ia juga cenderung lari dari masalah.

10. Emosi datar dan tidak berempati

Cosmopolitan
Cosmopolitan

Ia menjadi begitu datar tanpa emosi.

Sering pula tidak merasakan empati pada orang lain.

Ia juga merasa kehilangan motivasi dan sulit merasa senang. (Intisari-online.com/Tika Anggreni Purba)

Artikel ini telah tayang di Nationalgeographic.co.id dengan judul Mengenal Lima Jenis Halusinasi, Pernahkah Anda Mengalaminya?.

Yuk Subscribe Channel YouTube Tribunstyle di bawah ini:

Tags:
jenis-jenis halusinasihalusinasiTribunStyle.com
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved