Sutopo Purwo Nugroho Meninggal Dunia

Kenang Sutopo, Najwa Shihab Ceritakan Perjumpaan Mengharukan Hingga Putuskan Tulis Biografi

Najwa Shihab kenang sosok Alm. Sutopo Purwo Nugroho, ceritakan perjumpaan mengharukan di Mata Najwa dan keputusannya untuk tulis biografi.

Kenang Sutopo, Najwa Shihab Ceritakan Perjumpaan Mengharukan Hingga Putuskan Tulis Biografi
Instagram @najwashihab
Sutopo Purwo Nugroho dan Najwa Shihab, buku biografi Sutopo 

Najwa Shihab kenang sosok Alm. Sutopo Purwo Nugroho, ceritakan perjumpaan mengharukan di Mata Najwa dan keputusannya untuk tulis biografi.

TRIBUNSTYLE.COM - Sutopo Purwo Nugroho yang telah tutup usia pada Minggu (7/7/2019) meninggalkan kesan mendalam di hati rakyat Indoensia.

Mereka yang melihat sosoknya hanya dari sosial media dan layar kaca merasakan kesedihan mendalam mendengar kabar duka tersebut, terlebih keluarga dan orang-orang yang pernah bertemu langsung dengan kepala humas Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat ini. 

Presenter Najwa Shihab ternyata merupakan salah satu orang yang beruntung yang dapat mengenal sosok Sutopo secara langsung.

Melalui akun Instagram @najwashihab, putri Quraish Shihab ini mengenang sosok Alm. Sutopo yang pernah dikenalnya.

Permintaan Terakhir Sutopo Purwo Sebelum Wafat Dikabulkan Najwa Shihab, Semoga Memberi Inspirasi

Alm. Sutopo
Alm. Sutopo (Instagram/ najwashihab)

Alm. Sutopo pernah hadir dalam acara Mata Najwa yang dibawakan oleh Najwa Shihab.

Selain itu, Najwa Shihab juga pernah meng-iyakan keinginan Sutopo untuk menulis sebuah buku tentang pengalaman hidupnya.

Mendengar berita duka ini, Najwa pun berharap semoga buku biografi Alm Sutopo bisa segera terbit dan inspirasinya bisa terus jadi pembelajaran bagi banyak orang. 

Najwa berharap niat Sutopo untuk menulis buku ini bisa terwujud.

Impiannya Diwujudkan Najwa Shihab, Putra Sutopo Purwo Ceritakan Sang Ayah Sosok Penggemar Beratnya

Pak Topo pernah mengirimkan pesan ini: "Apakah ada penerbit yang berminat menulis kisah hidup saya? Sejak lahir dalam kondisi miskin lalu tumbuh besar hingga sekarang terus berjuang dengan sakit kanker. Mungkin kisah hidup saya dapat menginspirasi masyarakat, khususnya para penyintas kanker di Indonesia. Tapi saya tidak punya biaya untuk menulis dan memproduksi buku tersebut. Belum ada naskahnya sama sekali. Jika ada yang berminat tolong hubungi saya. Mungkin menarik kisah perjalanan hidup saya. Namun jika tidak ada, juga tidak apa-apa. Terima kasih. Sutopo Purwo Nugroho"

Ketika saya menghubungi pak Topo untuk mengonfirmasi pesan itu, dia langsung bersemangat.

"Mbak Nana, ternyata ada beberapa orang yang mau menuliskan dan menerbitkan, tapi saya mau pilih sama mbak Nana saja ya."

Terharu rasanya. Saya kemudian mengajak sahabat saya @fentyeffendy21 penulis sekaligus host #bukabuku @narasitv dan penerbit @LenteraHatiBook untuk bertemu Pak Topo di @narasi tv. Dan mulailah proses penulisan itu.

Saya sedang di Melbourne ketika mendengar kabar berpulangnya Pak Topo. Kaget. Dan langsung teringat berbagai momen dengan Pak Topo.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Hanna Suliatun
Editor: Mohammad Rifan Aditya
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved