Lupa Bawa Tas Saat Pulang Sekolah, Seorang Anak Dipaksa Berlutut di Atas Bara Api oleh Ibu Kandung

Kekerasan terhadap anak dilakukan oleh orangtua sendiri kembali terjadi, kali ini seorang anak dipaksa berlutut di atas bara api.

Lupa Bawa Tas Saat Pulang Sekolah, Seorang Anak Dipaksa Berlutut di Atas Bara Api oleh Ibu Kandung
Inquirer.net
Kondisi lutut korban yang melepuh pasca dipaksa berlutut di atas bara api oleh ibunya sendiri. 

TRIBUNSTYLE.COM - Kekerasan terhadap anak justru kebanyakan dilakukan oleh orangtua sendiri.

Tak sedikit kasus seorang anak yang babak belur karena mendapat pukulan dari orangtua kandungnya.

Berperan sebagai orangtua dan merawat anak-anak bukanlah hal yang mudah.

Apalagi ketika kita juga disibukkan dengan pekerjaan.

Namun jangan pula kesibukan itu dijadikan alasan untuk memberi anak-anak hukuman berat yang diluar akal sehat.

Kisah Bocah 3 Tahun Dipaksa Bekerja Jadi Model, Ibu Lakukan Kekerasan, Pembelaannya Bikin Nyesek!

Seperti halnya yang dilakukan oleh seorang ibu di Filipina berikut ini.

Seorang gadis 8 tahun asal kota Pagadian, Zamboanga del Sur, Filipina, tak bisa berangkat sekolah lantaran mengalami luka parah.

Gadis yang dilindungi namanya ini mengalami luka bakar parah di kedua lutut kakinya.

Luka bakar itu akibat dihukum oleh ibu kandungnya sendiri.

Mengutip Inquirer, Claire (nama samaran) dipaksa berlutut di atas arang panas yang membara pada Senin (24/6/2019) lalu.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Archieva Nuzulia Prisyta Devi
Sumber: Grid.ID
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved