Viral Hari Ini

Kisah Heroik Nenek Gagalkan Copet, Terseret 20 Meter Sampai Berdarah, Tapi Justru Pelaku yang Tewas

Kisah Heroik Nenek Gagalkan Copet, Terseret 20 Meter Sampai Berdarah, Tapi Justru Pelaku yang Tewas

Kisah Heroik Nenek Gagalkan Copet, Terseret 20 Meter Sampai Berdarah, Tapi Justru Pelaku yang Tewas
Kompas.com/ Labib Zamani
Mbah Klumpuk ditemui di rumahnya Dukuh Ngemplaksuren, Desa Karangduren, Kecamatan Sawit, Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (26/6/2019).(KOMPAS.com/LABIB ZAMANI) 

Kisah Heroik Nenek Gagalkan Copet, Terseret 20 Meter Sampai Berdarah, Tapi Justru Pelaku yang Tewas.

TRIBUNSTYLE.COM - Mbah Klumpuk, warga Dukuh Ngemplaksuren, Desa Karangduren, Kecamatan Sawit, Boyolali, Jawa Tengah, mengaku aksinya mengejar pelaku yang mencoba membawa kabur cincin emasnya tersebut merupakan spontanitas.

Nenek 72 tahun tak mempedulikan keselamatan dirinya.

Yang dipikirkan Mbah Klumpluk adalah ia dapat merebut kembali cincin emas yang dibawa pelaku Ernu Tri Sasongko (61), warga Dukuh Jetisan, RT 002, RW 004, Desa Jamus, Kecamatan Polanharjo, Klaten.

"Saya spontan gondeli (berpegangan) besi belakang sepeda motor dia. Saya inisiatif sendiri.

Awalnya sempat takut, tapi ya sudah yang penting cincin saya kembali," cerita Mbah Klumpuk dengan didampingi suaminya, Waliman saat ditemui Kompas.com di rumahnya Dukuh Ngemplaksuren, Desa Karangduren, Kecamatan Sawit, Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (26/6/2019).

Viral Video Gadis Cantik Rayakan Ulang Tahun Kekasihya, Maaf Sudah 19 Tahun Aku Tak Ada Tangan

2 Remaja Laki-laki Ini Jadi Viral Karena Dikira Berciuman Layaknya Gay, Namun Faktanya Bikin Haru

Perempuan lanjut usia ini mengatakan, aksi penipuan yang menimpa dirinya bukan yang pertama kali.

Sebelumnya, Mbah Klumpuk pernah tertipu orang tak dikenal pada saat ia akan membeli kerbau di daerah Kartasura.

"Kaki saya diinjak orang yang belum pernah saya kenal itu.

Dia bertanya kepada saya, 'Mbah kamu mau beli kerbau bawa uang berapa'," kata Mbah Klumpuk menirukan ucapan pria itu.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Agung Budi Santoso
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved