Breaking News:

Tradisi Perayaan Idul Fitri di Berbagai Daerah Tanah Air, Ada 'Bakar Gunung Api' di Bengkulu

Begini tradisi perayaan Idul Fitri yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia.

Tayang:
Editor: Archieva Nuzulia Prisyta Devi
freepik
Ilustrasi 

TRIBUNSTYLE.COM - Perayaan Idul Fitri 2019 tinggal menghitung jam.

Sudahkah kamu tahu tradisi perayaan Idul Fitri di tanah air?

Ada beberapa tradisi perayaan Idul Fitri di tanah air jelang perayaan Idul Fitri 2019, salah satu diantaranya adalah tradisi mengecat batu nisan di Lombok, NTB.

Kira-kira ada tradisi perayaan Idul Fitri apa lagi dari setiap daerah jelang perayaan Idul Fitri 2019 besok, mungkin salah satunya dari daerahmu?

Ternyata Minal Aidin Wal Faidzin Bukan Doa Ucapan Hari Raya Idul Fitri 2019 yang Tepat, Ini Artinya

Untuk lebih jelasnya, yuk simak rangkuman berikut.

1. Tradisi mengecat batu nisan di Lombok, NTB

Diberitakan Kompas.com ada tradisi menarik menjelang hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah, sejumlah warga di Desa Darek, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Warga di Desa ini melakukan pengecatan batu nisan keluarganya yang telah meninggal.

Pengecatan batu nisan ini dilakukan setiap tahun sekali menjelang perayaan hari raya Idul Fitri agar pada saat ziarah kubur nanti, nisan tersebut terlihat baru kembali.

Biasanya pengecetan batu nisan dilakukan oleh anak-anak.

2. Tumbilotohe di Gorontalo

Tumbilotohe adalah tradisi memasang lampu sejak tiga malam terakhir jelang Idul Fitri.

Mengutip dari Kompas.com, tradisi ini yang sudah berlangsung sejak abad ke-15, awalnya dilakukan untuk memudahkan warga memberikan zakat fitrah di malam hari.

Seiring berjalannya waktu, tradisi ini terus dipertahankan, dan mulai dipasang tidak hanya di rumah-rumah saja, tapi juga di tempat umum sampai sawah.

3. Bakar gunung api di Bengkulu

Tradisi bakar gunung api dilakukan sejak ratusan tahun yang lalu.

Mengutip Kompas.com, tradisi ini dilakukan saat malam takbiran, di mana masyarakat akan menyusun batok kelapa menyerupai tusuk sate.

Batok kelapa kemudian dibakar, sebagai simbol ucapan syukur kepada Tuhan dan juga doa untuk arwah keluarga agar tentram di dunia akhirat.

10 Gambar Ucapan Selamat Idul Fitri Berbahasa Inggris, Cocok Dijadikan Status & Dikirim via WA

4. Ngejot di Bali

Diberitakan Kompas.com, tradisi Ngejot di Bali adalah wuujud keindahan toleransi di sana.

Tradisi Ngejot yakni umat Muslim yang merayakan Lebaran memberi hidangan pada tetangga tanpa peduli latar belakang agama.

Sebagai balasan, umumnya umat Hindu akan memberi makanan pada tetangganya di Hari Raya Nyepi atau Galungan.

5. Tradisi Hadrat di Kaimana, Papua

Diberitakan Kompas.com, pada perayaan Idul Fitri, warga Kaimana, Papua Barat akan melakukan silaturahim hadrat keliling kota.

Tradisi ini dilakukan oleh ratusan orang yang terdiri dari orang tua dan orang muda.

Mereka akan berkeliling kota sambil menari diiringi shalawat dan musik hadrat.

Kegiatan ini biasanya dilakukan pada hari kedua Idul Fitri, dan tak hanya warga muslim saja yang ikut, umat Kristiani di sana pun turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Tata Cara & Niat Salat Idul Fitri, Lengkap 6 Amalan yang Dilaksanakan Sebelum Pelaksanaannya

Bagaimana dengan tradisi perayaan Idul Fitri di daerahmu? (*)

(Grid.ID/Maria Andriana Oky)

Artikel ini telah tayang di Grid.ID dengan judul Idul Fitri 2019: Menengok Tradisi Perayaan Idul Fitri di Tanah Air, Ada yang Mengecat Batu Nisan.

Yuk Subscribe Channel YouTube TribunStyle.com:

Sumber: Grid.ID
Tags:
Idul FitriIndonesiaBengkuluLombokTribunStyle.com
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved