Breaking News:

Ramadhan 2019

3 Amalan yang Bisa Dilakukan Wanita Haid untuk Mendapatkan Malam Lailatul Qadar di Ramadan 1440 H

3 Amalan yang Bisa Dilakukan Wanita Haid untuk Mendapatkan Malam Lailatul Qadar di Ramadan 1440 H

ESQ Training
3 Amalan yang Bisa Dilakukan Wanita Haid untuk Mendapatkan Malam Lailatul Qadar di Ramadan 1440 H 

3 amalan yang bisa dilakukan wanita haid untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar

TRIBUNSTYLE.COM - Tidak bisa memegang Al-Quran dan Itikaf di masjid, ini amalan yang bisa dilakukan wanita haid untuk mendapatkan Lailatul Qodar.

Begini cara wanita haid mendapatkan malam Lailatul Qadar dengan mudah di rumah.

Meski tengah haid atau menstruasi, wanita tidak perlu khawatir luput dari kemuliaan 10 hari terakhir di bulan Ramadan.

Seluruh umat Islam baik laki-laki atau perempuan sejatinya berlomba-lomba meraih Lailatu Qadar dengan berbagai amalan baik.

Salah satu amalan yang dianjurkan meraih Lailatul Qadar ialah salat.

Bagi laki-laki tentu melakukan ibadah salat bukan lah perkara sulit.

Pasti banyak yang bertanya, bagaimana dengan wanita yang tidak bisa ibadah salat karena sedang haid?

Tetap tenang karena salat bukan lah satu-satunya amalan utama untuk meraih Lailatul Qadar.

Syekh Nawawi Banten dalam kitab Nihayatuz Zain kemudian menjelaskan ada tiga tingkatan untuk meraih Lailatul Qadar.

وَمَرَاتِبُ إِحْيَائِهَا ثَلَاثَةٌ عُلْيَا وَهِيَ إِحْيَاءُ لَيْلَتِهَا بِالصَّلَاةِ وَوُسْطَى وَهِيَ إِحَيَاءُ مُعْظَمِهَا بِالذِّكْرِ وَدُنْيَا وَهِيَ أَنْ يُصَلِّيَ الْعِشَاءَ فِي جَمَاعَةٍ وَالصُّبْحِ فِي جَمَاعَةٍ

Artinya, "Tingkatan menghidupkan lailatul qadar ada tiga. Yang tertinggi adalah menghidupkan lailatul qadar dengan shalat. Sedang tingkatan yang sedang adalah menghidupkan lailatul qadar dengan zikir. Tingkatan terendah adalah menjalankan shalat Isya dan Subuh berjamaah," (Lihat Syekh Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, Beirut, Darul Fikr, halaman 198).

Dari tingkatan itu, amalan paling mungkin dilakukan wanita ketika haid untuk meraih Lailatul Qadar ialah tingkat kedua atau memperbanyak zikir, berdoa dan beristigfar.

Dalam Al-Qur’an, Surat Al-Qadr ayat empat dinyatakan bahwa malaikat akan turun saat malam Lailatu Qadar.

Ketika malaikat turun melingkupi seseorang maka dia akan senang dengan apapun bentuk kebaikannya.

Baik laki-laki maupun wanita yang tengah menstruasi, jika melakukan kebaikan-kebaikan secara terus-menesrus waktu akan mengantarkannya meraih kemuliaan Lailatul Qadar.

Ilustrasi
Ilustrasi (ShopBack)

Tanda-tanda Turunnya Malam Lailatul Qadar

Ini tanda-tanda atau ciri-ciri datangnya malam Lailatul Qadar.

Simak secara lengkap 5 tanda malam Lailatul Qadar menurut hadist.

Lailatul Qadar adalah malam paling dicari oleh umat muslim ketika datang bulan suci Ramadhan. 

Namun, tidak ada seorang pun yang tahu kedatangan Lailatul Qadar.

Meski begitu Nabi Muhammad SAW telah memberikan sejumlah petunjuk tanda-tanda datangnya malam kemuliaan tersebut.

Dalam Al-Quran disebutkan Lailatu Qadar ialah malam yang lebih baik daripada seribu bulan.

Siapa yang berdoa pada malam itu maka akan dikabulkan.

Sehingga tidak heran banyak umat muslim yang berlomba mendapatkan Lailatul Qadar.

Nabi Muhammad SAW dalam sejumlah riwayat memberikan tanda-tanda datangnya Lailatul Qadar.

Berikut ini tanda-tanda datangnya malam Lailatul Qadar!

Pertama, udara dan Suasana Pagi Tenang

Salah satu tanda datangnya Lailatul Qadar adalah suasana pagi yang tenang pada esok harinya.

Dalam hadis yang riwayat Ibnu Abbas, Nabi bersabda: "Lailatul Qadar adalah malam tenteram dan tenang, tidak terlalu panas dan tidak pula terlalu dingin, esok paginya sang surya terbit dengan sinar lemah berwarna merah."

Kedua, matahari Cerah tapi Tidak Panas

Tanda lain datangnya Lailatul Qadar adalah sinar matahari yang bersinar cerah tapi tidak terik.

Ubay bin Ka'ab mengisahkan Nabi pernah bersabda: " Keesokan hari malam Lailatul Qadar matahari terbit hingga tinggi tanpa sinar bak nampan."

Ketiga, udara Terasa Tenang

Dalam Al-Quran, digambarkan bahwa Lailatul Qadar penuh ketenangan.

Suasana malam itu sangat berbeda dengan malam-malam biasanya.

Suasana malam Lailatul Qadar lebih tenang, langit tidak berawan, udara sejuk, tidak panas dan tidak dingin.

"Lailatul Qadar adalah malam yang terang, tidak panas, tidak dingin, tidak ada awan, tidak hujan, tidak ada angin kencang dan tidak ada yang dilempar pada malam itu dengan bintang (lemparan meteor bagi setan)." (HR. at-Thobroni)

Keempat, bulan Terlihat Separuh

Dalam sebuah riwayat Abu Hurairah pernah berdiskusi dengan Nabi Muhammad SAW tentang Lailatul Qadar.

Rasulullah bersabda: " Siapakah dari kalian yang masih ingat tatkala bulan muncul, yang berukuran separuh nampan."

Kelima, hari Ganjil

Tanda lain dari Lailatul Qadar ialah datang pada hari ganjil pada sepertiga terakhir bulan Ramadhan.

Sebuah hadis dari Aisyah menyebutkan: " Rasulullah ShallAllahu 'alaihi wa sallam beritikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan dan beliau bersabda: " Carilah malam Lailatul Qadar di (malam ganjil) pada 10 hari terakhir bulan Ramadan" (HR: Bukhari dan Muslim).

(Tribunstyle.com/Verlandy Donny Fermansah)

Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved