Tulang Punggung Keluarga, Remaja 12 Tahun ini Jadi Pembungkus Krupuk Dibayar Rp 3.000

Ibu meninggal dan ayah terkena stroke, remaja di Lampung ini jadi tulang punggung keluarga dengan menjadi pembungkus kerupuk.

Tulang Punggung Keluarga, Remaja 12 Tahun ini Jadi Pembungkus Krupuk Dibayar Rp 3.000
tribun lampung/anung bayuardi
Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara (peci hitam) berkunjung ke rumah keluarga Zaenal, Jumat (24/5/2019). Nur Jannah (12) anak Zaenal setiap hari usai pulang sekolah bekerja di pabrik kerupuk. 

TRIBUNSTYLE.COM Umumnya sepulang sekolah, seorang pelajar beristirahat lalu bermain dengan teman sebaya.

Tapi bagi Nur Janah (12), warga Jalan Cemara Nomor 86, Kelurahan Sribasuki, Kotabumi, Lampung Utara ini usai pulang sekolah setiap hari dimanfaatkan untuk  bekerja.

Ia bekerja sebagai pembungkus kerupuk lokasinya dekat dari rumahnya.

Sukses Retas Situs NASA, Ternyata Ini Pelajaran Favorit Putra Aji Adhari, Bukan Matematika Loh!

Ini dilakoninya sudah sejak dua tahun yang lalu sejak masih kelas empat Sekolah Dasar (SD).

Kala itu ia bekerja bersama ibunya (kini almarhum) di pabrik kerupuk tersebut karena ingin membantu perekonomian keluarga.

Saat sang bunda telah tiada, anak keempat pasangan ‎Zaenal (65) dan Sarniah (64) ini tetap melanjutkan bekerja di pabrik kerupuk.

Jam kerjanya sebagai pembungkus kerupuk tak tentu.

Ia ditargetkan membungkus kerupuk sebanyak 100 bungkus per hari.

Rata-rata ia mampu membungkus 100 hingga 150 bungkus kerupuk.

Upah yang diterimanya Rp 3.000 per 100 bungkus.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Archieva Nuzulia Prisyta Devi
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved