Kasus Mutilasi

Kasus Mutilasi di Pasar Besar Malang, Psikolog Sebut Sugeng Pandai Menutupi Kejadian Sebenarnya

Sugeng (49) pelaku pembunuhan dan mutilasi di Pasar Besar Malang kini resmi ditetapkan sebagai tersangka. Psikolog sebut ia pandai menutupi kejadian.

Kasus Mutilasi di Pasar Besar Malang, Psikolog Sebut Sugeng Pandai Menutupi Kejadian Sebenarnya
TribunStyle.com Kolase/Suryamalang.com.id
Sugeng resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan. 

Setelah meninggal selama 3 hari, Sugeng kemudian memutilasinya menggunakan gunting rambut dengan alasan karena korban sendiri yang memintanya.

Sugeng memotong tubuh korban menjadi enam bagian.

Pihak kepolisian sebelumnya juga menjelaskan hasil labfor sementara menunjukkan korban mempunyai penyakit.

Hal itu singkron dengan keterangan Sugeng, pelaku mutilasi yang mengaku korban sudah meninggal terlebih dahulu karena penyakit yang dideritanya.

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri mengungkapkan bahwa Sugeng saat melakukan pembunuhan dan mutilasi dalam keadaan sadar.

Karena itulah ia dijerat dengan pasal pembunuhan.

“Saat melakukan perbuatannya, pelaku dalam keadaan sadar dan normal. Jadi ini murni kasus pembunuhan,” jelasnya, masih dikutip dari sumber yang sama.

Sugeng Pelaku Mutilasi di Malang Ditetapkan Sebagai Tersangka Pembunuhan, Ini Penjelasan Polisi

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri mengakui keterangan terbaru Sugeng berbeda dengan keterangan sebelumnya.

Sebelumnya, AKBP Asfuri memberi keterangan bahwa Sugeng mengaku hanya memutilasi setelah korban meninggal dunia.

Namun berdasarkan hasil autopsi, korban memang meminggal dunia karena dibunuh.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Listusista Anggeng Rasmi
Editor: Delta Lidina Putri
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved