Peneliti Umumkan Kepunahan Koala, Akibat dari Penurunan Jumlah di Alam Liar

Simak cerita para peneliti yang umumkan kepunahan Koala secara fungsional, diakibiatkan dari penurunan jumlah di alam liar dan habitat.

Peneliti Umumkan Kepunahan Koala, Akibat dari Penurunan Jumlah di Alam Liar
Ig: apolloasataka
Peneliti Umumkan Kepunahan Koala, Akibat dari Penurunan Jumlah di Alam Liar 

Itu adalah penurunan besar dalam waktu singkat mengingat ada beberapa juta kurang dari 100 tahun yang lalu.

Antara akhir 1800-an dan 1927 diperkirakan bahwa lebih dari delapan juta koala yang mati dikirim ke Inggris sebagai hasil dari perdagangan bulu.

Jadi, apa yang menyebabkan jumlah mereka menyusut secara dramatis?

Pemanasan global dan gelombang panas yang terjadi sebagai akibat dari perubahan iklim jelas mempengaruhi.

Kakek Ini Mengambil Nyawa Sendiri Setelah Mengikuti Acara TV, Gagal Tes Kebohongan Karena Selingkuh

Pembantu Lakukan Kesalahan, Dihukum Majikan Dengan Berdiri Dan Diikat di Pohon Sampai Kepanasan

Bikin Terenyuh, Cristiano Ronaldo Sumbang Rp 21,6 Miliar untuk Palestina di Bulan Ramadhan

Juga habitat mereka yang semakin tergusur dan dihancurkan, bahkan ribuan dari mereka meninggal karena dehidrasi tahun lalu setelah satu gelombang panas.

Bahkan, hal ini sudah di notif untuk sementara waktu, hewan Koala telah terdaftar sebagai hewan yang rentan punah sejak 2012 di banyak wilayah Australia.

Status hewan rentan berarti bahwa populasi mereka dalam keadaan menurun tajam, atau hewan ini berisiko mengalami penurunan jumlah yang cukup tajam.

Dikutip dari LadBible Ketua Australian Koala Foundation, Deborah Tabart, mengatakan: "Saya meminta Perdana Menteri baru setelah pemilihan Mei untuk memberlakukan UU Perlindungan Koala yang telah ditulis dan siap untuk dimulai sejak 2016."

"Nasib Koala sekarang jatuh di pundaknya sang perdana menteri baru Australia." (Tribunstyle/Dhimas Yanuar).

Like dan Subscribe Ya!

Ikuti kami di
Tags
koala
Penulis: Dhimas Yanuar Nur Rochmat
Editor: Dimas Setiawan Hutomo
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved