Chat Akhir Siswi SMP Lubuklinggau Sebelum Dibunuh, Ini Pesan Mirip Wiwik Wulandari ke Kakak & Teman

Sebelum tewas dibunuh, siswi SMP Negeri 4 Lubuklinggau, Wiwik Wulandari sempat mengirimkan pesan bernada sama pada kakak dan juga sahabatnya.

Chat Akhir Siswi SMP Lubuklinggau Sebelum Dibunuh, Ini Pesan Mirip Wiwik Wulandari ke Kakak & Teman
TribunStyle.com Kolase/Ist
Pesan Terakhir Siswi SMP Lubuklinggau Sebelum Tewas Dibunuh, Wiwik Wulandari Kirim Chat 

Kemudian Teti berangkat kerja di pabrik roti Pogo, sedangkan Wiwik berangkat ke sekolahnya.

"Kemudian sekitar pukul 11.00 WIB Wiwik mengirim pesan via Facebook.

"Yuk? Kemudian baru saya balas pukul 12.00 WIB mengatakan ayuk hari ini pulang sore, kemudian setelah itu, chat tidak balas lagi," tambahnya.

Diduga korban dibunuh sekitar pukul 10.00 WIB mengingat darahnya masih segar, dan lukanya juga masih baru.

Suasana rumah duka di Jalan Cianjur RT 07, Kelurahan Ponorogo, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumsel, Jumat (17/5/2019) malam.
Suasana rumah duka di Jalan Cianjur RT 07, Kelurahan Ponorogo, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumsel, Jumat (17/5/2019) malam. (Tribun Sumsel/ Eko Hepronis )

"Kalau melihat ditemukan kemungkinan siang pukul 10.00 WIB apalagi kondisinya lukanya masih baru pagi orang banyak lewat,"

"Namun orang bisa juga tidak melihatnya mengingat posisinya agak tersembunyi," terang Ali Hanafiah, seorang warga yang menemukannya.

Ketua RT 04, Kelurahan Lubuk Tanjung, Sulaiman mengatakan ketika mendapat informasi dari Ali Hanafiah warga yang menemukan mayat tersebut langsung mendatangi lokasi.

"Kita bersama pihak kepolisian langsung ke lokasi. Sebelum diangkat warga saya semuanya sudah melihat dan ternyata bukan warga saya," kata Sulaiman.

Ia menuturkan saat mereka melihat mayat tersebut masih dalam kondisi belum mengeras.

Bahkan di parit tempat mayat ditemukan itu ia melihat masih ada bercak darah segar.

Bachtiar orang tua almarhum Wiwik Wulandari, siswi SMP 4 Lubuklinggau (Tribun Sumsel/ Eko Hepronis)
Bachtiar orang tua almarhum Wiwik Wulandari, siswi SMP 4 Lubuklinggau (Tribun Sumsel/ Eko Hepronis) ( )

"Banyak darah diperutnya dari bekas lukas ditusuk diperutnya itu, saat diangkat oleh Polisi juga masih belum kaku dan belum mengeras," ujar Sulaiman.

Sulaiman mengatakan jika jalan tempat ditemukan mayat tersebut, bukan merupakan jalan yang sering dilalui oleh warga melainkan jalan menuju kebun yang dipakai warga sesekali.

"Dulu memang jalan ini tempat ke kebun, tapi sekarang jarang dipakai. Paling dipakai warga ketika pulang dari kebun saja. Karena jalan ini banyak tembusnya bisa tembus Jl Lingkar Selatan dan Perbakin," tutupnya.

(TribunStyle.com / Salma Fenty)

Ikuti kami di
Penulis: Salma Fenty Irlanda
Editor: Melia Istighfaroh
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved