Kasus Mutilasi

TERUNGKAP Cara Sugeng Tato Telapak Kaki Korban Mutilasi Pasar Besar Malang, Pakai Jarum & Palu

Korban mutilasi yang ditemukan di Pasar Besar Malang terlihat memiliki tato di masing-masing telapak kakinya, terungkap cara Sugeng membuatnya.

TERUNGKAP Cara Sugeng Tato Telapak Kaki Korban Mutilasi Pasar Besar Malang, Pakai Jarum & Palu
TribunStyle.com Kolase/SURYAMALANG.com/Edgar
Pengakuan pelaku mutilasi wanita di Malang, potong tubuh sesuai permintaan korban sebelum meninggal 

TRIBUNSTYLE.COM - Korban mutilasi yang ditemukan di Pasar Besar Malang terlihat memiliki tato di masing-masing telapak kakinya, terungkap cara Sugeng membuatnya.

Sugeng, pelaku mutilasi terhadap seorang wanita yang ditemukan di Pasar Besar, Malang mengaku membuat tato di kedua telapak kaki sang korban.

Menurut pengakuannya, Sugeng membuat tato menggunakan jarum dan palu.

"Sugeng membuat tato tersebut dengan menggunakan jarum yang kemudian dipukul dengan palu," terang Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri, dikutip TribunStyle.com dari Surya.co.id, Jumat (17/5/2019).

Bukan Pembunuh, Sugeng Pelaku Mutilasi di Malang Bisa Lepas dari Hukuman, Ini Alasan Polisi

Proses menato telapak kaki korban mutilasi itu sendiri dilakukan ketika sang korban sudah meninggal dunia.

Tulis pesan di telapak kaki korban mutilasi di Malang dengan cara menato, pelaku gunakan alat ini
Tulis pesan di telapak kaki korban mutilasi di Malang dengan cara menato, pelaku gunakan alat ini (TribunStyle.com Kolase/Suryamalang.com.id)

Pelaku Disebut Idap Gangguan Jiwa

Sugeng disebutkan menderita gangguan jiwa.

Ia dulunya merupakan warga yang tinggal di Jodipan Wetan Gang III RT 04 RW 06 Kota Malang.

Sugeng dikenal sebagai sosok yang memiliki gangguan jiwa sehingga pernah diusir warga.

"Sugeng ini dari dulu selalu bikin gempar warga. Bahkan, Sugeng juga pernah diusir dari sini sekitar 7-8 tahun lalu," terang Narto, seorang tetangga Sugeng.

Sebelum Dimutilasi Sugeng, Ini Penyakit yang Menyebabkan Korban Mutilasi di Malang Meninggal Dunia

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Salma Fenty Irlanda
Editor: Dimas Setiawan Hutomo
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved