Kasus Mutilasi

Sugeng, Pelaku Mutilasi di Pasar Besar Malang Punya Kartu Berobat di RSJ, Kejiwaannya Terganggu

Sugeng (49), pelaku mutilasi seorang perempuan di Pasar Besar Malang ternyata mempunyai kartu berobat di Rumah Sakit Jiwa. Ia didampingi psikiater.

Sugeng, Pelaku Mutilasi di Pasar Besar Malang Punya Kartu Berobat di RSJ, Kejiwaannya Terganggu
TribunStyle.com Kolase/SURYAMALANG.com/Edgar
Pelaku mutilasi wanita di Malang punya kartu berobat di RSJ. 

Masih dikatakan Asfuri, Sugeng akan didampingi dokter atau psikiater, sehingga dapat ditemani ketika penyelidikan.

"Rencananya, yang bersangkutan akan kami beri pendampingan agar ada yang menemani ketika dilakukan penyelidikan," ucapnya.

Tulisan Tangan Sugeng, Pelaku Mutilasi Pasar Besar Malang Ungkap Karakternya, Kaku, Egois, Lembut

Sebelumnya diberitakan, korban mutilasi berjenis kelamin wanita ditemukan di Pasar Besar Kota Malang pada Selasa (14/5/2019) sekitar pukul 13.30 WIB.

Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan potongan tubuhnya yang tersebar di tiga titik lokasi berbeda di eks Gedung Matahari Departement Store Pasar Besar.

Potongan kedua kaki korban ditemukan di tangga sisi timur bersama potongan tangan, sementara kepala dan tubuh korban masing-masing ditemukan di tangga bagian tengah dan kamar mandi.

Mayat korban mutilasi tersebut ketika ditemukan hanya menggunakan celana dalam.

Penemuan mayat terpotong-potong bikin geger warga sekitar Pasar Besar Kota Malang, Selasa (14/5/2019) siang.
Penemuan mayat terpotong-potong bikin geger warga sekitar Pasar Besar Kota Malang, Selasa (14/5/2019) siang. ((SURYAMALANG.COM/Aminatus Sofya))

Sugeng Terbukti Tak Membunuh Korban Mutilasi Pasar Besar Malang, tapi Akui Memutilasi Tubuh Korban

Setelah dilakukan penyelidikan, polisi akhirnya berhasil menemukan pelaku mutilasi korban dari petunjuk tulisan atau tato yang ada di telapak kaki korban.

Pelaku mutilasi, Sugeng ditangkap setelah tim K-9 polres Malang Kota melibatkan anjing pelacak dalam pencarian pelaku pada Rabu (15/5/2019).

Saat ditangkap, Sugeng mengaku memutilasi korban, namun tidak membunuh wanita yang belum diketahui identitasnya tersebut.

Lewat keterangannya, wanita tersebut meninggal dunia karena sakit yang ia derita.

Setelah meninggal selama 3 hari, Sugeng kemudian memutilasinya menggunakan gunting rambut dengan alasan karena korban sendiri yang memintanya.

(TribunStyle/Listusista)

Yuk Subscribe Channel YouTube TribunStyle :

Like Facebook TribunStyle :

Ikuti kami di
Penulis: Listusista Anggeng Rasmi
Editor: Melia Istighfaroh
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved