Kasus Mutilasi

Penyebaran Sketsa Wajah Korban Mutilasi Pasar Besar Malang Direspon, Identitas Korban Mulai Terkuak?

Sempat ada yang merespon sketsa wajah korban mutilasi Pasar Besar Malang dan menemukan kemiripan dengan seseorang.

Penyebaran Sketsa Wajah Korban Mutilasi Pasar Besar Malang Direspon, Identitas Korban Mulai Terkuak?
repro: aminatus sofya suryamalang.com/
Pengakuan Sugeng, terduga pelaku mutilasi di Pasar Baru Malang 

TRIBUNSTYLE.COM - Penyebaran sketsa wajah korban mutilasi di Pasar Besar Malang direspon, identitas korban terungkap?

Wajah sketsa korban mutilasi Pasar Besar Malang mulai disebarkan oleh pihak Polres Malang Kota.

Sempat ada yang merespon sketsa wajah korban mutilasi Pasar Besar Malang dan menemukan kemiripan dengan seseorang.

Namun, ketika ditelusuri dan dicocokkan ternyata tidak sesuai.

"Kami cek di FB, ternyata yang diduga tersebut masih ada," terang Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri.

Psikiater Ungkap Sugeng & Korban Mutilasi di Malang Ada Hubungan Asmara, Punya 3 Istri di Masa Lalu

Saat ini, polisi masih mendalami apakah korban meninggal terlebih dahulu atau dibunuh oleh Sugeng.

Diterangkan Asfuri, jika korban meninggal terlebih dahulu, maka Sugeng dikenai Pasal 181.

Pasal 181 KUHP menjelaskan barang siapa mengubur, menyembunyikan, membawa lari atau menghilangkan mayat dengan maksud menyembunyikan kematian atau kelahirannya dipidana paling lama 9 bulan.

Penemuan mayat perempuan berusia 34 korban mutilasi di Pasar Besar, Malang, Selasa (14/05/2019)
Penemuan mayat perempuan berusia 34 korban mutilasi di Pasar Besar, Malang, Selasa (14/05/2019) (TribunStyle.com Kolase/SURYA.co.id/Sofy/Rifky Edgar)

"Dugaan sementara masih itu sesuai keterangan pelaku. Kalau itu meninggal duluan maka pasal 181," katanya.

Asfuri juga menerangkan, kalau Sugeng memotong korban dengan gunting pemotong seng.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Salma Fenty Irlanda
Editor: Dimas Setiawan Hutomo
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved