Kasus Mutilasi

Pengakuan Pelaku Mutilasi Wanita di Malang, Potong Tubuh Sesuai Permintaan Korban Sebelum Meninggal

Saat diperiksa, pelaku mengakui perbuatannya yang telah memotong tubuh korban sekitar enam hari lalu di Pasar Besar, Malang.

Pengakuan Pelaku Mutilasi Wanita di Malang, Potong Tubuh Sesuai Permintaan Korban Sebelum Meninggal
TribunStyle.com Kolase/SURYAMALANG.com/Edgar
Pengakuan pelaku mutilasi wanita di Malang, potong tubuh sesuai permintaan korban sebelum meninggal 

TRIBUNSTYLE.COM - Pelaku kasus mutilasi di Pasar Besar, Kota Malang, berhasil diamankan anggota Polres Malang Kota.

Pihak kepolisian menangkap pelaku di Jalan RE Martadinata sekitar pukul 16.00 WIB.

Polisi kemudian membawa pelaku ke Mapolres Malang Kota untuk diperiksa.

Saat diperiksa, pelaku mengakui perbuatannya yang telah memotong tubuh korban sekitar enam hari lalu di Pasar Besar, Malang.

Fakta Mayat Mutilasi di Malang, Polisi Tangkap Pelaku Hingga Pakai Gunting Taman Untuk Potong Tubuh

Akui memotong tubuh korban, pelaku juga menuturkan beberapa pengakuan terkait kasus mutilasi wanita berusia 34 tahun ini.

Terduga pelaku yang merupakan seorang pengangguran ini berstatus duda.

Melansir dari TribunJatim, pelaku dan korban ternyata baru berkenalan sekitar sembilan hari lalu.

Mereka bertemu di Kelenteng Eng An Kiong.

Kronologi Penemuan Mayat Perempuan Berusia 34 Tahun yang Dimutilasi, Ada Surat Wasiat di Lokasi

Menurut keterangan Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri, pelaku mengatakan bahwa korban menyebut dirinya merupakan orang Maluku.

"Dari keterangan terduga pelaku, korban merupakan orang Maluku. Namanya siapa tidak mau menyebutkan," ujar AKBP Asfuri seperti yang TribunStyle.com lansir dari TribunJatim.

Penemuan mayat korban mutilasi di Malang
Penemuan mayat korban mutilasi di Malang (www.newsx.com-surya.co.id/rifky edgar)
Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: ninda iswara
Editor: Dimas Setiawan Hutomo
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved