Kasus Mutilasi

Hasil Autopsi Vera Oktaria Disiksa, Dimutilasi, Akan Dibakar, Potongan Tubuh Disimpan di Kasur Sobek

Sadisnya sang pembunuh Vera Oktaria menghabisi nyawa gadis yang bekerja sebagai kasir Indomaret ini, dianiaya, dimutilasi dan nyaris dibakar.

Hasil Autopsi Vera Oktaria Disiksa, Dimutilasi, Akan Dibakar, Potongan Tubuh Disimpan di Kasur Sobek
TribunStyle.com Kolase/IST/FACEBOOK
Penginapan lokasi pembunuhan dengan cara mutilasi terhadap korban Vera Oktaria 

TRIBUNSTYLE.COM - Sadisnya sang pembunuh Vera Oktaria menghabisi nyawa gadis yang bekerja sebagai kasir Indomaret ini, dianiaya, dimutilasi dan nyaris dibakar.

Sederet kekejaman pelaku pembunuhan Vera Oktaria, gadis yang ditemukan tewas di dalam kamar nomor 6 Penginapan Sahabat Mulya, Jalan PT Hindoli RT 05/RW 03, Kelurahan Sungai Lilin, Kecamatan Sungai Lilin, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan mulai terkuak satu per sat.

Berdasarkan hasil autopsi pada jasad Vera Oktaria, diketahui wajah korban menghitam diduga karena adanya benturan keras.

Tak hanya itu, jasad korban pun ditemukan dalam keadaan tanpa busana dengan kondisi tangan terpotong.

Bahkan, pelaku tega menyimpan bagian tangan korban ke dalam kasur yang disobek.

Mantan Pacar Diduga Pembunuh Vera Oktaria, Korban Sempat Curhat pada Sang Ibu Takut pada Sosok DP
Mantan Pacar Diduga Pembunuh Vera Oktaria, Korban Sempat Curhat pada Sang Ibu Takut pada Sosok DP (TribunStyle.com Kolase/Facebook)

"Diduga ia disiksa dulu, setelah meninggal jenazahnya dengan tangan sampai siku sudah dipotong dan dimasukkan ke dalam kasur yang disobek," terang Kapolres Muba, AKBP Andes Purwani, dikutip TribunStyle.com dari TribunSumsel, Minggu (12/5/2019).

Setelah memutilasi korban, pelaku diduga berniat untuk membakar jasad Vera untuk menghilangkan jejak.

Tetangga Vera Oktaria Saksikan Perlakuan Kasar Terduga Pelaku, Jambak Rambut Korban saat Pacaran

"Diduga, pelaku ini mau membakar kamar dengan membuat timer menggunakan korek api, minyak tanah, dan obat nyamuk," tutur Direktur Reskrimum Polda Sumsel, Kombes Yustan Alviani, dikutip TribunStyle.com dari TribunSumsel.com, Minggu (12/5/2019).

Menurutnya, pentol korek yang ditempelkan di obat nyamuk diduga kuat digunakan sebagai timer.

Sehingga, ketika kamar sudah ditinggal maka dengan sendirinya pentol korek tersebut akan terbakar dan menyulut api di tempat tidur di mana jasad Vera diletakkan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Salma Fenty Irlanda
Editor: Melia Istighfaroh
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved