Ramadhan 2019
Jangan Terkecoh! Ini Mitos Yang Dianggap Dapat Membatalkan Puasa, Salah Satunya: Marah
Saat berpuasa, ada beberapa hal yang dapat membatalkan puasa. Namun ada juga mitos yang dianggap dapat membatalkan puasa.
Penulis: Vega Dhini Lestari
Editor: Mohammad Rifan Aditya
TRIBUNSTYLE.COM - Umat muslim sedunia kini sedang menjalankan ibadah wajib di Bulan Ramadan, yaitu berpuasa.
Puasa dilakukan sejak terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari.
Ibadah puasa ini mengharuskan kita untuk menahan hawa nafsu termasuk makan dan minum.
Saat sedang berpuasa, kita juga diwajibkan untuk menjaga diri dari hal-hal yang daat membatalkan puasa.
Banyak mitos yang beredar tentang hal-hal yang dianggap bisa membatalkan puasa.
Apa saja mitos yang dianggap dapat membatalkan puasa ini?
• Benarkah Korek Telinga dan Ngupil Bikin Batal Puasa? Simak Penjelasannya
• Asam Lambung Naik Setelah Puasa Seharian, Redakan dengan Mengonsumsi Air Kelapa Saat Buka
Berikut TribunStyle.com merangkumnya dari berbagai sumber.
1. Menangis
Saat kita masih kecil para orang tua sering berkata bahwa menangis dapat membatalkan puasa.
Hingga beranjak dewasa, akhirnya kita terus meyakini bahwa menangis dapat membatalkan puasa.
Faktanya menangis tidak akan membatalkan puasa kecuali dengan sengaja menelan air mata tersebut.
Namun menangis dapat mengurangi pahala jika terjadi karena hal-hal yang sia-sia dan menjauhkan diri dari Allah, misalnya saja meratapi diri karena patah hati dan tidak menerima takdir dan ketetapan Allah.
2. Marah
Saat sedang berpuasa kita harus menahan hawa nafsu termasuk amarah.
Namun marah seringkali menjadi alasan bagi orang untuk membatalkan puasa.
Banyak yang beranggapan bahwa marah akan membatalkan puasa.
Hal ini nyatanya tidak benar sama sekali.
Marah tidak akan membatalkan puasa, namun akan mengurangi bahkan menghapus pahala berpuasa.
Jangan sampai puasamu menjadi sia-sia karena marah.
3. Mengorek Telinga
Mengorek telinga juga sering dianggap dapat membatalkan puasa.
Hal tersebut karena saat mengorek telinga kita memasukkan benda sing ke dalam lubang telinga.
Faktanya tidak dalil yang menyebutkan bahwa mengorek telinga akan membatalkan puasa.
Mengorek telinga bertujuan untuk membersihkan telinga, bukan memasukkan benda yang akan terserap oleh tubuh seperti makan dan minum.
Namun memasukkan cotton bud ke dalam telinga saat puasa ada batasnya.
Batas tersebut jika tidak dilanggar maka tidak akan membatalkan puasa.
Batas lubang telinga yang tidak akan membatalkan puasa yaitu bagian dalam yang tidak terlihat oleh mata.
4. Gosok Gigi
Gosok gigi dianggap dapat membatalkan puasa karena air untuk berkumur ditakutkan akan tertelan.
Hal ini tentu saja adalah mitos.
Selama air kumur tidak tertelan dengan sengaja maka gosok gigi tidak akan membatalkan puasa.
5. Tidur adalah Ibadah
Ada sebuah hadis yang memnyebutkan bahwa tidur saat sedang berpuasa adalah ibadah.
Namun hadis tersebut merupakan hadis dhaif atau lemah.
Hal ini juga tergantung dari niat tidur itu sendiri.
Jika saat berpuasa kita hanya tidur seharian hingga waktu berbuka tanpa melakukan ibadah lainnya, maka tidur ini pun akan menjadi hal yang sia-sia.
Dilansir dari www.nu.or.id, hal-hal yang dapat membatalkan puasa adalah masuknya sesuatu ke dalam lubang tubuh dengan sengaja, pengobatan dengan cara memasukkan benda (obat atau benda lain) melalui qubul (saluran kelamin) dan dubur (anus), muntah dengan sengaja, keluarnya air mani, haid dan nifas bagi perempuan, gila, dan murtad. (TribunStyle/Vega Dhini Lestari)
Like Fanpage Facebook TribunStyle.com :
Subscribe Channel Youtube TribunStyle.com :
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/batalpuasamitos.jpg)