Fakta Baru Si Pedofil Kendari Sebelum Perkosa 6 Bocah SD, Mantan Anggota TNI Jadi DPO Sejak 2018

Fakta terbaru Adrianus Pattian, mantan anggota TNI yang jadi pedofilia di Kendari, Sulawesi Tenggara, ternyata masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Fakta Baru Si Pedofil Kendari Sebelum Perkosa 6 Bocah SD, Mantan Anggota TNI Jadi DPO Sejak 2018
TribunStyle.com Kolase/Instagram @makassar_info
Adrianus Pattyan Pedofil Kendari 

TRIBUNSTYLE.COM - Fakta terbaru Adrianus Pattian, mantan anggota TNI yang jadi pedofilia di Kendari, Sulawesi Tenggara, ternyata masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Adrianus Pattian, si pedofil yang telah menculik dan memperkosa enam bocah perempuan yang masih duduk di Sekolah Dasar (SD) Kota Kendari belakangan diketahui merupakan seorang mantan anggota TNI.

Adrianus merupakan mantan anggota TNI berpangkat prajurit dua (Prada) yang bertugas di Batalyon Infanteri 725/ Woroagi (Yonif 725/WRG) sekaligus masuk sebagai DPO TNI sejak 2018.

Sebelum melakukan aksi bejatnya, Adrianus telah meninggalkan batalyon (disersi) sejak tahun 2018.

TERKUAK Modus Pedofil Kendari Perkosa 6 Bocah SD, Pura-pura Kenal Ortu, Jemput di Jam Pulang Sekolah

Di tengah status DPO tersebut, Adrianus justru melakukan aksi bejat dengan menculik dan mencabuli anak yang masih di bawah umur.

Modus yang digunakan mantan anggota TNI, Adrianus Pattyan untuk mengelabui dan menculik korbannya terungkap.

Saat melancarkan aksinya, pelaku Adrianus selalu berpura-pura sebagai orang suruhan orangtua yang diutus untuk menjemput korban di sekolah.

Pelaku pedofilia Kendari ditangkap
Pelaku pedofilia Kendari ditangkap (TribunStyle.com Kolase/Instagram @makassar_info)

"Jadi, laporan yang kami terima, rata-rata korban diculik oleh pelaku di sekolah saat jam pulang," ujar Kapolres Kendari AKBP Jemmy Junaidi, dikutip TribunStyle.com dari Tribunnews.com, Kamis (2/5/2019).

Setelah berhasil membawa korban yang umumnya bocah perempuan, pelaku akan membawanya ke hutan dan melakukan kekerasan seksual.

"Hampir semua korban mendapat perlakukan kekerasan seksual, bahkan salah satu korban harus menjalani operasi di rumah sakit," imbuh Jemmy.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Salma Fenty Irlanda
Editor: Melia Istighfaroh
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved