Pemilu 2019

Tak Siap Kalah, 6 Caleg Stres Datangi Padepokan Anti Galau di Cirebon, Ada Ritual Mandi Kembang

Setelah pelaksanaan Pemilu 2019, sejumlah calon legislatif (caleg) yang gagal meraih suara seperti yang diharapkan menderita stres.

Tak Siap Kalah, 6 Caleg Stres Datangi Padepokan Anti Galau di Cirebon, Ada Ritual Mandi Kembang
tribunjabar/ahmad imam baehaqi
pintu masuk Padepokan Anti Galau Yayasan Al Busthomi di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Kamis (25/4/2019). 

"Gejalanya ya panik dan lainnya, mereka juga rata-rata enggak sampai menginap," ujar Ujang Busthomi.

Ritual Mandi Kembang

Padepokan Anti Galau Yayasan Al Busthomi Cirebon memiliki ritual khusus untuk menangani caleg yang depresi.

Ritual itu dilakukan dengan memandikan caleg menggunakan air kembang.

Menurut Pimpinan Padepokan Anti Galau Yayasan Al Busthomi, Ustaz Ujang Busthomi, ritual mandi kembang merupakan media untuk ketenangan diri para pasiennya.

Masuk dalam Daftar Caleg di Pemilu 2019, 5 Artis Ini Terancam Gagal Jadi Wakil Rakyat, Ini Sebabnya

"Mandi kembang itu ritual khusus sebagai media mendapatkan ketenangan," ujar Ujang Busthomi saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (20/4/2019).

Saat mandi kembang dilakukan, Ujang akan membacakan ayat-ayat suci Alquran.

Sejumlah doa pun akan dipanjatkan dan selama mandi kembang pasien diminta berzikir.

Diharapkan dengan ritual itu akan memberikan rasa tenang, aman, dan nyaman dalam hati para pasiennya.

"Berdoa dan berzikir itu untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT," kata Ujang Busthomi.

Krisdayanti Berpeluang Jadi Anggota DPR RI, Begini 10 Nasib Artis Nyaleg Pemilu 2019, Gagal?

Menurut dia, setelah menjalani mandi kembang pasien akan menempati kamar-kamar untuk menginap yang telah disediakan.

Selama tinggal di padepokan tersebut, mereka akan diajak untuk bermunajat kepada Allah SWT hingga pulih dari depresinya.

"Kami juga sediakan kamar VIP di sini untuk pasien yang tidak ingin dipublish atau dilihat orang-orang," ujar Ujang Busthomi.

(TribunStyle.com/Galuh Palupi)

Ikuti kami di
Penulis: galuh palupi
Editor: Mohammad Rifan Aditya
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved