Teror Bom Sri Lanka

5 Update Terbaru Kasus Pengeboman di Sri Lanka, Pelaku Sempat Antre Makanan Sebelum Beraksi

5 update terbaru kasus pengeboman di Sri Lanka, pelaku sempat antre makanan sebelum beraksi.

5 Update Terbaru Kasus Pengeboman di Sri Lanka, Pelaku Sempat Antre Makanan Sebelum Beraksi
Daily Star/ Twitter
Teror bom Sri Lanka Minggu 22 April 2019 tewaskan ratusan orang. 

Berdasarkan laporan sementara, korban tewas yang ditemukan sehari pasca insiden tersebut sudah mencapai angka 290 orang.

Sementara jumlah korban luka dilaporkan mencapai 500 orang.

Pemerintah Sri Lanka juga menyebut ada beberapa warga asing yang menjadi korban tewas, yakni tiga dari India, tiga warga Inggris, dau asal Turki, dan seorang warga Portugis.

Mengutip dari Kompas.com, "Selain itu masih ada sembilan warga negara asing yang dilaporkan hilang, sementara ada 25 jenazah tak teridentifikasi yang diyakini adalah warga asing," kata Menteri Luar Negeri Harin Fernando.

Selain itu, pemerintah Jepang juga mengklaim ada satu warganya yang menjadi korban tewas.

2. Polisi Tahan 24 Orang

Mengutip dari AFP, polisi telah menahan 24 orang yang diduga menjadi pelaku pengeboman.

Tim penyidik saat ini juga sedang mencari tahu adanya jaringan luar negeri dalam aksi teror ini.

Sebuah laporan intelijen yang diterima menteri luar negeri Sri Lanka menyebutkan bahwa kelompok howheeth Jamaath (NJT), salah satu pendukung ISIS, adalah dalang di balik insiden pengeboman tersebut.

3. Video Amatir Pasca Ledakan Bom Viral

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Irsan Yamananda
Editor: Melia Istighfaroh
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved