Mengenal Megalomania, Gangguan Jiwa Terobesesi Terhadap Kekuasan, Salah Satunya Tidak Rasional

Orang dengan penyakit mental megalomania memiliki fantasi khayalan bahwa mereka lebih relevan (penting) atau kuat daripada yang sebenarnya.

Mengenal Megalomania, Gangguan Jiwa Terobesesi Terhadap Kekuasan, Salah Satunya Tidak Rasional
net
Mengenal Megalomania, Gangguan Jiwa yang Terlihat Dari Obesesi Terhadap Kekuasan, Contohnya Tidak Rasional 

Ciri utama gangguan kepribadian narsistik adalah sikap kebesarannya, kurang empati pada orang lain, dan selalu butuh pujian.

Sekitar 50-75 persen orang dengan gangguan ini adalah laki-laki.

 Gambar Ilustrasi

Seperti dikutip dari Psychology Today, ada beberapa ciri orang dengan gangguan kepribadian narsistik:

- Melebih-lebihkan bahwa dirinya orang yang istimewa.

- Lebih fokus pada fantasi akan kebesaran dirinya (kesuksesan, kecantikan, atau kepandaiannya).

- Meyakini dirinya istimewa dan hanya bisa dimengerti oleh orang yang juga istimewa.

- Selalu butuh perhatian dan pujian dari orang lain.

- Punya kemauan tidak rasional akan perlakuan dari orang lain.

Suho EXO Buat Fans Murka, Ucapannya di Live IG Sehun Dianggap Mendiskriminasi Pengidap Gangguan Jiwa

- Suka mengambil kesempatan dari orang lain demi keberhasilannya.

- Kurang empati dan tak peduli perasaan orang lain.

- Sering cemburu dengan keberhasilan orang lain dan yakin orang lain juga cemburu pada dirinya.

- Perilakunya arogan.

(*)

Artikel ini telah tayang di GridHot.id dengan judul : Mengenal Megalomania, Gejala Gangguan Jiwa yang Ditandai dengan Obsesi Terhadap Kekuasaan

Subscribe kanal YouTube dan Like fanpage Facebook TribunStyle.com berikut ini:

Ikuti kami di
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
Sumber: GridHot.id
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved