Siswa SD Nekat Hamili Siswi SMA yang Masih Sepupunya, Korban Sempat Diancam Hingga Tak Bisa Berkutik

Siswa SD Nekat Hamili Siswi SMA, korban sempat menolak saat diajak berhubungan badan, namun tersangka MWS mengancamnya hingga tak bisa berkutik.

Siswa SD Nekat Hamili Siswi SMA yang Masih Sepupunya, Korban Sempat Diancam Hingga Tak Bisa Berkutik
Surya.co.id
Siswa SD Diduga Hamili Siswi SMA di Probolinggo, Sempat Ancam Korban untuk Lancarakan Aksi. 

Pemerkosaan MWS terhadap AZ terjadi pada pertengahan tahun lalu.

Korban sempat menolak saat diajak berhubungan badan, namun tersangka MWS mengancamnya hingga korban tidak bisa berkutik.

"Awalnya, kejadian itu terjadi pertengahan tahun lalu. Saat itu, tersangka MWS memaksa korban untuk berhubungan badan. Tapi, korban menolak dan tidak menyanggupi permintaan tersangka yang masih bocah itu," jelasnya.

Kedua pelaku MWS dan MMH diamankan Polisi
Kedua pelaku MWS dan MMH diamankan Polisi (surya/galih lintartika)

Siswa SD dan SMA Bergiliran Menodai Gadis Belia Hingga Hamil, Polisi Bingung Bapaknya yang Mana?

Korban yang menolak tidak membuat tersangka MWS menyerah begitu saja.

Ia memaksa korban untuk melayaninya dan mengancam akan melaporkan ke orang tuanya terkait perbuatan korban ke tersangka.

MWS mengancam akan meminta orangtuanya untuk mengusir AZ dari rumahnya.

Korban yang diancam akan diusir merasa ketakutan yang tidak punya pilihan.

Mengingat, ia selama ini hanya tinggal bersama orang tua MWS.

"Karena diancam akan diusir, korban pun ketakutan. Ia memang tidak punya pilihan. Karena selama ini, korban tinggal bersama pak de dan budenya yang merupakan orang tua MWS. Dengan terpaksa, korban menerima apapun yang dilakukan tersangka," ujarnya lagi.

Tidak hanya sekali, berdasarkan penjelasan Riyanto, tersangka MWS berkali-kali meminta korban untuk berhubungan intim kembali.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Listusista Anggeng Rasmi
Editor: Dimas Setiawan Hutomo
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved