Setelah Kebakaran Notre Dame, Presiden Prancis Bersumpah Lakukan Sesuatu dengan Katedral Ikonik itu

Kebakaran yang menghancurkan Katedral Notre Dame di jantung kota Paris terjadi pada Senin (15/4/2019) malam waktu setempat.

Sikapi kebakaran Notre Dame, Presiden Prancis Bersumpah akan bangun kembali katedral berusia tua tersebut.

TRIBUNSTYLE.COM - Kebakaran yang menghancurkan Katedral Notre Dame di jantung kota Paris terjadi pada Senin malam waktu setempat.

Kebakaran tersebut dikendalikan oleh petugas pemadam kebakaran pada dini hari Selasa pagi, meskipun para pejabat memperingatkan masih ada sisa kebakaran untuk padam.

Seperti dilansir dari The Guardian pada Selasa (16/4/2019) ribuan warga Paris menyaksikan dengan ngeri dari belakang penjagaan polisi.

Ribuan warga tersebut melihat kobaran api yang dahsyat menghancurkan Katedral Notre Dame pada Senin malam, menghancurkan puncaknya dan sebagian besar atapnya.

Investigasi telah dibuka oleh kantor kejaksaan, tetapi polisi mengatakan itu dimulai secara tidak sengaja dan mungkin terkait dengan pekerjaan pembangunan di katedral.

Karena sebelum kebakaran terjadi katedral berusia 850 tahun itu sedang menjalani pekerjaan restorasi.

Api besar menyapu Katedral Notre Dame
Api besar menyapu Katedral Notre Dame (Photograph: Rafael Yaghobzadeh)

Presiden Prancis, Emmanuel Macron, langsung menyambangi kebakaran itu dan kemudian memberikan pidato di mana ia bersumpah bahwa katedral akan dibangun kembali.

Ketika kru kebakaran mengatakan menara lonceng persegi panjang landmark dan struktur bangunan telah diselamatkan.

Macron mengatakan "yang terburuk telah dihindari" berkat ratusan petugas pemadam kebakaran yang berani yang berjam-jam dan yang akan terus bekerja sepanjang malam.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Candra isriadhi
Editor: Dimas Setiawan Hutomo
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved