Pelaku Menangis & Menyesal Mutilasi Budi Hartanto, Keluarga Korban Mayat dalam Koper 'Tak Manusiawi'

Keluarga Budi Hartanto, guru honorer korban mutilasi mayat dalam koper asal Kediri belum bisa memaafkan pelaku.

Pelaku Menangis & Menyesal Mutilasi Budi Hartanto, Keluarga Korban Mayat dalam Koper 'Tak Manusiawi'
Surya Malang
Pelaku Mutilasi Mayat dalam Koper Terbayang-bayang Wajah Budi Hartanto Setiap Hari 'Saya Menangis' 

TRIBUNSTYLE.COM - Keluarga Budi Hartanto, guru honorer korban mutilasi mayat dalam koper asal Kediri belum bisa memaafkan pelaku.

Keluarga Budi Hartanto menyerahkan sepenuhnya kasus mayat dalam koper kepada kepolisian.

Paman korban, Nasuka, berharap hukuman setimpal kepada kedua pelaku pembunuhan Budi Hartanto.

Nasuka menilai tindakan pelaku terlampau keji dan tidak manusiawi.

Pelaku Mutilasi Mayat dalam Koper Terbayang-bayang Wajah Budi Hartanto Setiap Hari Saya Menangis

11 Fakta Terbaru Pelaku Mutilasi Guru Honorer Budi Hartanto, Dibunuh Setelah Berhubungan Intim

Berurai Air Mata, Pembunuh Budi Hartanto: Saya Minta Maaf & Berdoa Almarhum Diampuni Dosanya

Tak Hanya Mutilasi Korbannya, Pelaku Pembunuhan Budi Hartanto Kedapatan Simpan Barang Ini Dirumahnya

“Keluarga telah memasrahkan kepada aparat di Polda,”

“Tuntut para pelaku mutilasi dengan seadil-adilnya. Karena perbuatannya sudah tidak manusiawi lagi,” kata Nasuka seperti dilansir Tribunstyle.com dari Surya Malang, Selasa (16/4/2019).

Menurut Nasuka, keluarga belum bisa memaafkan para pelaku.

Imbuhnya, keluarga masih tepukul atas fakta-fakta pembunuhan sadis Budi Hartanto.

“Yang jelas sekarang belum bisa memaafkan. Tidak tahu kalau nanti.”

“Siapa yang bisa terima anaknya diperlakukan seperti itu lalu begitu bisa memaafkan,” ujarnya.

Salah satu pelaku mutilasi guru honorer asal Kediri, Aris (kanan) mengaku berhubungan intim dengan korban sebelum terjadinya peristiwa pembunuhan dan mutilasi. Ada motif asmara dan ekonomi serta perselisihan dalam kasus ini.
Salah satu pelaku mutilasi guru honorer asal Kediri, Aris (kanan) mengaku berhubungan intim dengan korban sebelum terjadinya peristiwa pembunuhan dan mutilasi. Ada motif asmara dan ekonomi serta perselisihan dalam kasus ini. (Surya Malang)
Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Verlandy Donny Fermansah
Editor: Dimas Setiawan Hutomo
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved