Tak Hanya Pakai Pertalite, Nurul Mutholib Ambil Kertas untuk Bakar Hidup-hidup Mertuanya di Malang

Tak hanya pakai bensin, Nurul Mutholib juga pakai kertas untuk bakar hidup-hidup ibu mertuanya, Lismini.

Tak Hanya Pakai Pertalite, Nurul Mutholib Ambil Kertas untuk Bakar Hidup-hidup Mertuanya di Malang
TribunStyle.com Kolase/SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Tak Hanya Pakai Pertalite untuk Bakar Hidup-hidup Mertuanya, Nurul Mutholib Ambil Kertas untuk Habisi Nyawa Lismini 

“Lalu menyalakan kompor gas dan membakar kertas,” cerita Astami seperti yang dituturkan Lismini padanya.

Lismini Mertua Dibakar Menantu di Malang
Lismini Mertua Dibakar Menantu di Malang (TribunStyle.com Kolase/TribunJatim/TribunSolo)

Bahkan, dalam kondisi meminta pertolongan saat tubuhnya dibakar oleh Nurul Mutholib (30), korban meminta agar pelaku segera dipenjara.

Kondisi Kejiwaan Nurul Mutholib, Menantu Bakar Hidup-hidup Mertua di Malang Diduga Terganggu

"Saya dibakar Nurul, penjarakan dia," kata Lismini saat berteriak minta tolong kepada warga.

Tubuh Lismini mengalami luka bakar yang sangat parah.

Ia menghembuskan nafas terakhir setelah sehari dirawat di RS Hasta Brata sebelum akhirnya dipindah ke RS Saiful Anwar Kota Malang.

Sementara itu, Nurul melarikan diri ke dalam hutan untuk menghindari serangan massa.

Ia baru diamankan menjelang maghrib.

"Kami sebar anggota untuk mencari pelaku. Ketemu di hutan belakang rumah. Dia tidak berani keluar karena takut dimassa," jelas Anton.

Dibawa ke Psikiater

Kondisi kejiwaan Nurul Mutholib, menantu yang tega membakar mertuanya hidup-hidup di Dusun Ngebrong, Desa Tawang Sari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur diduga terganggu.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Salma Fenty Irlanda
Editor: Desi Kris
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved