Kronologi Kasus Budi Hartanto, Berawal dari Pelaku yang Tak Mau Bayar Setelah Lakukan Hubungan Intim

Kronologi kasus pembunuhan Budi Hartanto, berawal dari cekcok karena pelaku tak mau bayar korban setelah lakukan hubungan intim.

Kronologi Kasus Budi Hartanto, Berawal dari Pelaku yang Tak Mau Bayar Setelah Lakukan Hubungan Intim
TribunStyle.com Kolase/surya/luhur pambudi
Tersangka Pembunuhan Budi Hartanto 

"Korban itu malah mengambil golok lalu diayunkan ke arah Aziz. Tapi Aziz bisa menangkis," lanjutnya.

Setelah merebut golok dari tangan korban, Azis gantian menyerang Budi.

"Kemudian korban jatuh tertelungkup, lalu teriak-teriak, saat itulah Aziz berkali-kali menyabet golok," katanya.

Aris yang muncul membantu Aziz dengan menyumpal mulut korban hingga meregang nyawa.

"Jadi mulut korban disumpal, makanya hasil otopsi menunjukkan korban mati karena kehabisan nafas," jelasnya.

Setelah korban dipastikan meninggal, kedua pelaku berupaya menghilangkan jejak dengan cara membuang mayatnya di suatu tempat.

Agar bisa memindahkan mayat korban, Aris punya ide untuk memasukkan jasad Budi ke koper milik ibunya.

"Aris waktu itu ya langsung pulang, ambil koper milik ibunya. Belakangan Aris cerita kalau koper itu dijual," tuturnya.

Karena tubuh Budi tak muat dimasukkan ke koper tersebut, kedua pelaku lalu memutuskan untuk memotong kepala korban.

"Pas dimasukin gak cukup, dikeluarkan lagi, lalu Aris usul kepala korban dipotong," katanya.

Gupuh menyebut, mayat korban ditekuk secara paksa di dalam koper. Lalu dibuang di bawah jembatan Karang Gondang, Udanawu, Blitar.

Sedangkan kepala korban di wadahi kantung kresek untuk dibuang di bantaran sungai Ploso Kerep, Bleber, Kras, Kediri.

"Kejadian itu dilakukan selasa malam," tandasnya. (Tribunstyle/ Irsan Yamananda)

Yuk Like Facebook dan Subscribe YouTube Channel TribunStyle.com:

Ikuti kami di
Penulis: Irsan Yamananda
Editor: Desi Kris
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved