Budi Hartanto, Mayat di Dalam Koper Adalah Guru Honorer, Simpan Banyak Uang, Ini Pesan Terakhirnya
Budi Hartanto, Mayat di Dalam Koper Adalah Guru Honorer, Simpan Banyak Uang, Ini Pesan Terakhirnya
Penulis: Verlandy Donny Fermansah
Editor: Mohammad Rifan Aditya
TRIBUNSTYLE.COM - Identitas mayat dalam koper yang ditemukan di semak-semak pinggir Jembatan Karanggandong, Kecamatan Undanawu, Kabupaten Blitar akhirnya terungkap.
Korban ialah Budi Hartanto, warga Kelurahan Yamanan, Kecamatan Mojoroto, Kediri.
Budi Hartanto merupakan seorang guru honorer di SD Banjarmlati Kota Kediri.
Budi Hartanto menjadi korban mutilasi dan potongan tubuhnya di masukan ke dalam koper.
Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan tanpa kepala.
Budi Hartanto dikenal bukan seorang guru biasa.
• VIDEO Jan Ethes Bantu Jokowi Jawab Pertanyaan Wartawan Bikin Gemas, Viral!
Demi menyambung kebutuhan hidup, Budi memiliki banyak usaha.
Ibu korban, menerangkan bahwa sebelum menghilang Budi membawa uang dalam jumlah banyak.
Paman Budi Hartanto, Nasuha, menjelaskan korban pamit kepada ibunya keluar rumah ke warung yang dikelolanya di GOR Jayabaya selepas magrib.
Saat pergi, Budi diketahui membawa uang beserta laptop, dan dua ponsel miliknya.
"Berapa uang yang dibawa ibunya tidak tahu, namun disebutnya banyak."
"Saat keluar korban juga membawa serta laptopnya," jelas Nasuka seperti dilansir Tribunstyle.com dari SURYA.co.id, Kamis (4/4/2019).
• Viral Hari Ini - Akhirnya Terungkap! Mayat Tanpa Kepala di Kediri Ternyata Guru Honorer
Motor yang dikendarai korban pun kini tidak diketahui keberadaanya.
"Tidak biasanya korban bawa laptop, namun saat keluar naik motor, mobilnya ditinggal," imbuhnya.
Warung kopi yang dikelola korban di kawasan GOR Jayabaya kondisinya juga acak-acaka.
Tidak ditemukan jejak darah di area warung milik Budi.
Korban Dikenal Banyak Usaha
Budi juga diketahui dipercaya rekannya mengelola usaha rental mobil.
Sehari-hari Budi juga bisnis jual beli HP dan pulsa selain mengajar sebagai guru kesenian dengan status honorer di SDN Banjarmlati, Kota Kediri.
Kematian Budi yang tragis membuat keluarga terkejut.
Pesan Terakhir
Pihak keluarga mengungkap isi chat WhatsApp (WA) terakhir Budi Hartanto sebelum ditemukan tewas.
Menurut paman korban, Budi terakhir chatting dengan seorang rekannya pada Selasa (2/4/2019) pukul 22.55 WIB.
"Itu kontak terakhir korban dengan rekannya yang juga guru," ungkap Nasuha.
Pada chat terakhir itu Budi hanya banyak bergurau dengan temannya.
• VIRAL HARI INI - Kisah Cinta Karyawati Spa dengan Sopir Bank, Awalnya Indah Tapi Berakhir Pembunuhan
• Viral Seorang Bayi Memegang Alat Kontrasepsi Saat Lahir, Ini Kejadian Sebenarnya
Dikenal Pendiam
Sejauh ini keluarga mengenal Budi sebagai seorang yang pendiam.
Sebelum ditemukan tewas secara tragis, Budi tidak menunjukan perilaku yang aneh atau ada masalah dengan orang lain.
Kabar tewasnya Budi secara tragis membuat keluarga terselimuti duka yang mendalam.
Rumah korban di Jalan Tamansari, Kota Kediri banyak didatangi pelayat, Rabu (3/4/2019).
Polisi terus masih menyelidiki dan mendalami kasus pembunuhan mayat dalam koper tersebut.
(Tribunstyle.com/Verlandy Donny Fermansah)
Yuk like Facebook Tribun Style:
Yuk subscribe YouTube Channel TribunStyle.com:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/budi-hartanto-mayat-di-dalam-koper-adalah-guru-honorer-simpan-banyak-uang-ini-pesan-terakhirnya.jpg)