Perlakuan Pelaku Pembunuhan Melinda Zidemi pada Bocah NP yang Dikira Tewas, 'Kami Banting'
Perlakuan pelaku pada NP (11) bocah yang turut berada di lokasi bersama Melinda Zidemi, hingga akhirnya selamat.
Penulis: Salma Fenty Irlanda
Editor: Dimas Setiawan Hutomo
TRIBUNSTYLE.COM - Perlakuan pelaku pada NP (11) bocah yang turut berada di lokasi bersama Melinda Zidemi, hingga akhirnya selamat.
Korban pembunuhan sekaligus calon pendeta, Melinda Zidemi (24) tidak sendirian ketika dirinya dihadang dan dicabuli oleh pelaku Hendri dan Anang, Senin (25/3/2019).
Melinda Zidemi diketahui bersama seorang bocah berinisial NP (11) yang turut menjadi korban.
Beruntung, dalam insiden ini, NP masih bisa selamat karena pelaku mengiranya telah tewas.
• Fakta Baru Pembunuhan Pendeta Melinda Zidemi, Pelaku Pura-pura Cari Korban, Sakit Hati Disebut Jelek
Dalam wawancara eksklusif kedua pelaku Hendri dan Anang pada TribunSumsel.com, keduanya mengaku membanting tubuh NP hingga tak sadarkan diri.
"Kami banting saja langsung pingsan," tukas Nang.
Setelah mengira bocah NP tewas, pelaku juga mengikat tangan dan kakinya menggunakan karet ban dalam.
NP lantas sadar dan bisa meloloskan diri, ketika pelaku mulai melancarkan aksinya.
Sementara itu, dalam kesempatan ini, pelaku Anang juga menceritakan bagaimana korban Melinda sempat melawan dan mengingatkan pelaku untuk tidak memperkosanya.
"Korban melawan. Dia sempat bilang 'Jangan perkosa, saya lagi menstruasi'. Pas saya colek itu memang ada pembalut korban," tambah Anang.
Korban juga sempat meminta keduanya tidak membunuhnya.
• Pelaku Pembunuhan Calon Pendeta Melinda Zidemi Batal Memperkosa, Otopsi Buktikan Korban Dicabuli
Namun, karena panik, tersangka tetap mencekik leher korban hingga tewas.
Pasalnya, ketika melakukan pencabulan, penutup kepala Hedri terbuka hingga membuat korban mengetahui identitasnya.
Kedua pelaku mengabaikan permohonan korban untuk tidak membunuh lantaran takut akan dilaporkan ke polisi.
Setelah membunuh korban, kedua pelaku membuang jasad Melinda Zidemi ke semak-semak.
Motif pembunuhan Melinda Zidemi sendiri dikarenakan masalah asmara.
Tersangka Nang mengaku suka pada korban.
Namun, ia merasa sakit hati setelah korban menyebutnya jelek.
Di situlah, Nang berencana untuk memperkosa Melinda bersama Hendri.
"Kasus ini hanya motif dendam asmara yang tidak kesampaian, tersangka naksir pada korban. Hingga keduanya pun merencanakan itu," tukas Zulkarnain.
• Pembunuhan Pendeta Melinda Zidemi, Korban Sempat Tahu Identitas Pelaku & Memohon Tak Dibunuh
Sementara itu, pelaku pembunuhan Melinda Zidemi justru membantah melakukan pemerkosaan lantaran korban tengah dalam keadaan haid.
"Melalui pemeriksaan otopsi ditemukan bahwa tidak ada persetubuhan. Tersangka memang melakukan pencabulan," terang Zulkarnain, dikutip TribunStyle.com dari TribunSumsel, Sabtu (30/3/2019).
Zulkarnain juga meralat cairan yang diduga sperma di tubuh korban berdasarkan hasil visum.
"Setelah dicek ternyata bukan sperma. Korban ternyata hanya dicabuli pelaku," pungkasnya.
(TribunStyle.com / Salma Fenty Irlanda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/perlakuan-pelaku-pembunuhan-melinda-zidemi-pada-np.jpg)