Breaking News:

Dua Pria Dinyatakan Tidak Bersalah Atas Pembunuhan, Baru Dibebaskan Setelah 43 Tahun Dipenjara

Simak cerita dua pria dinyatakan tidak bersalah atas pembunuhan di tahun 1976, dan baru dibebaskan setelah 43 tahun dipenjara.

Tayang:

Dua pria dinyatakan tidak bersalah atas pembunuhan di tahun 1976, dan baru dibebaskan setelah 43 tahun dipenjara.

TRIBUNSTYLE.COM - Kamis (28/3/2019) lalu dua pria dinyatakan tidak bersalah atas kasus pembunuhan di tahun 1976 di Amerika.

Dirilis dari ABC news, setelah 43 tahun mendekam di penjara 2 pria asal Florida, Amerika dinyatakan bebas dan tidak bersalah atas kasus pembunuhan yang terjadi 43 tahun yang lalu tersebut.

Ditemukan sebuah lobang bekas tembakan pistol di kaca dan tirai tempat pembunuhan, namun saksi utama memberikan pernyataan bahwa waktu itu terdapat dua penembak.

Kedua penembak tersebut dinyatakan berada didalam kamar.

Saksi mengatakan bahwa melihat letupan dari 2 pistol, namun ditemukan dari uji balistik hanya terdapat 1 tembakan.

Orang disekitar TKP juga mengamini terjadinya penembakan pada waktu itu.

Dan jika penembakan terjadi 2 kali maka pasti akan sangat terdengar.

Clifford Williams(76) dan keponakannya Nathan Myer (61)
Clifford Williams(76) dan Nathan Myer (61) (Twitter/FLAInnocence)

Video Ibu Dorong Anak di Malang Viral, Ini 6 Tips Tahan Emosi pada Buah Hati, Dampaknya Buruk Lho!

Viral Video Seorang Polisi Emosi Rebut Ponsel Warga, Begini Tanggapan Kasatlantas Polres Jakut

Viral Video Air Mendadak Keluar & Mengalir Deras di Gunung Galunggung, Jawa Barat, Ini Penyebabnya

Bahkan terdapat sebuah pesta didekat TKP,  dan terdapat puluhan orang di pesta ulang tahun di ujung jalan tersebut.

Dan saksi juga memberikan pernyataan bahwa bahwa tersangkanya berada di pesta itu.

Namun orang yang melakukan pesta itu tidak dipanggil sebagai saksi selama persidangan.

Tetapi bukti dan cerita yang berubah-ubah dari saksi utama kasus ini tidak dipertimbangkan selama persidangan dua hari pada tahun 1976.

Dan sebagai hasilnya dua orang pria yang tidak bersalah ini dipenjara.

Satu dijatuhi hukuman mati, dan yang satunya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Dan pada Kamis (28/3/2019) lalu, mereka berjalan bebas setelah peninjauan ulang kasus mereka.

Divisi Conviction Integrity Review (CIR) yang baru-baru ini dibentuk dari Kantor Kejaksaan Negeri di Florida menetapkan bahwa mereka “Sudah tidak percaya terhadap integritas dari hukuman maupun kesalahan yang dilakukan terdakwa”

Clifford Williams (76) dan keponakannya Nathan Myer (61), kini dibebaskan dari hukuman yang menimpa mereka.

Pada saat itu mereka berdua berumur masing-masing 33 dan 18 tahun.

Mereka menghabiskan 43 tahun di balik jeruji besi untuk pembunuhan yang tidak mereka lakukan.

"Saya merasa sangat senang, dan sangat sedih bahwa kasus terbuka setelah 43 tahun" kata Margaret Good, pengacara yang mewakili Clifford Williams selama bandingnya.

Margaret Good, yang pensiun dari badan hukum tahun lalu, mengatakan bahwa dia "Baru saja memulai karir baru di kantor pembelaan umum" beberapa bulan sebelum dia ditugaskan menangani kasusu pembunuhan ini.

Tribunstyle mengutip ABC News bahwa kasus ini terbuka kembali karena berbagai macam bukti, dari data balistik dan kesaksian yang tidak disajikan dalam persidangan di tahun 1976 lalu.

Kasus pembunuhan dan penembakan Jeanette Williams pada Mei 1976 ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan Clifford Williams.

Jeanette Williams hanyalah penyewa apartemen Clifford Williams.

Beberapa saksi mengatakan Nina Marshall yang memiliki hubungna khusus dengan Jeanette Williams.

Pada saat itu Nina Marshall berada di kamar yang sama dan juga ditembak oleh penyerang tetapi selamat dan berhasil melarikan diri dari apartemen dan menghentikan sebuah mobil yang lewat untuk meminta bantuan.

VIRAL DI YOUTUBE Video Detik-detik Dramatis Penangkapan Pembunuh Pendeta Melinda Zidemi, Babak Belur

Aksi Seorang Dokter Laki-laki Gendong Bayi Jadi Viral, Bikin Si Ibu Berdebar-debar!

VIRAL HARI INI - Perempuan di Inggris Mempunyai Penyakit Langka, Bikin Males dan Lemas Setiap Waktu

Nina Marshall adalah orang yang membuat kesaksian bahwa ada dua penembak di dalam kamar.

Dan kemudian mengidentifikasi Williams dan Myers sebagai penembak Jeanette Williams.

Namun laporan dan catatan kepolisian sebelum penembakan mengatakan bahwa Clifford Williams adalah "agen heroin yang besar dan memiliki banyal catatan."

Kedua pria itu tetap tidak bersalah selama proses kasus tersebut.

Myers sendiri adalah lulusan sekolah menengah saat itu, dan menurut para saksi Myers menerima beasiswa untuk bermain Football America di perguruan tinggi.

Myers-lah yang juga berjasa membebaskan dirinya dan pamannya dari penjara.

Setelah membaca sebuah artikel surat kabar di penjara tentang unit baru di Florida untuk meninjau kembali kesalahan sebuah kasus.

Dan setelah itu Myers mengirimkan dan menulis surat yang merinci tentang kasus pembunuhan yang mereka tidak lakukan.

Dan di dalam surat itu Myers juga menyertakan sebuah salinan pernyataan tertulis dari seorang pria yang mengatakan bahwa Nathaniel Lawson (sudah meninggal) mengakui dia yang melakukan pembunuhan Jeanette Williams pada tahun 1976. (Tribnunstyle/Dhimas Yanuar)

Like dan Subscribe Ya!

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
TribunStyle.comFloridaAmerikaABC NewsClifford WilliamsNathan MyerJeanette WilliamsNina Marshall
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved