Breaking News:

Niat dan Keutamaan Puasa Rajab, Bagaikan Puasa 1 Bulan Penuh Hingga Dibukakan Pintu Surga!

Niat dan keutamaan Puasa Rajab, bagaikan puasa 1 bulan penuh hingga dibukakan pintu surga!

TribunPontianak/Net
Bulan Rajab. 

TRIBUNSTYLE.COMNiat dan keutamaan Puasa Rajab, bagaikan puasa 1 bulan penuh hingga dibukakan pintu surga!

Bulan Rajab 1440 H/ 2019 jatuh pada hari Jumat 8 Maret 2019.

Seperti diketahui, bulan ini termasuk salah satu bulan haram (mulia) selain Ramadhan.

Salah satu ibadah yang bisa dilakukan adalah puasa Rajab.

Ibadah tersebut bisa dilakukan sejak hari pertama bulan Rajab.

Mengutip dari dakwahuii.com, tidak ada ketentuan hari dalam melaksanakan Puasa Rajab.

Akan tetapi, dalam sebuah hadits disebutkan pahala 1 hari puasa bagaikan 1 bulan puasa, 7 hari ditutupkan pintu neraka, 8 hari akan dibukakan pintu surga, dan 10 hari akan dikabulkan seluruh keinginannya.

Bulan Rajab 1440 H Mulai Tanggal 8 Maret 2019, Pahami Keistimewaannya Sejak Zaman Rasulullah SAW

Bacaan Doa Awal Bulan Rajab 1440 H yang Jatuh Besok, Niat Puasa Sunah & Amalan Lainnya

Amalan Bulan Rajab Selain Puasa Perbanyak Baca Sayyidul Istigfar, Ringan Tapi Banyak Pahala

Artinya, kamu bisa melaksanakan puasa Rajab sesuai kemampuan masing-masing.

Namun, menurut para ulama, puasa Rajab lebih diutamakan dikerjakan selama 10 hari mulai tanggal 1 hingga tanggal 10 bulan Rajab.

Karena itu, Puasa Rajab dapat mulai dikerjakan mulai Jumat (8/2/2019) besok.

Adapun niat puasa di bulan Rajab adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ فِى شَهْرِ رَجَبِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma ghadin fi syahri rojabi sunatan lillahi ta'alaa.

Hadis-hadis Nabi yang menganjurkan atau memerintahkan berpuasa dalam bulan- bulan haram (Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab) itu cukup menjadi hujjah atau landasan mengenai keutamaan puasa di bulan Rajab.

Diriwayatkan dari Mujibah al-Bahiliyah, Rasulullah bersabda "Puasalah pada bulan-bulan haram." (Riwayat Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Ahmad).

Hadis lainnya adalah riwayat al-Nasa'i dan Abu Dawud (dan disahihkan oleh Ibnu Huzaimah):

"Usamah berkata pada Nabi Muhammad Saw, “Wahai Rasulallah, saya tak melihat Rasul melakukan puasa (sunnah) sebanyak yang Rasul lakukan dalam bulan Sya'ban. Rasul menjawab: 'Bulan Sya'ban adalah bulan antara Rajab dan Ramadan yang dilupakan oleh kebanyakan orang."

Menurut as-Syaukani dalam Nailul Authar, dalam bahasan puasa sunnah, ungkapan Nabi.

"Bulan Sya'ban adalah bulan antara Rajab dan Ramadan yang dilupakan kebanyakan orang" itu secara implisit menunjukkan bahwa bulan Rajab juga disunnahkan melakukan puasa di dalamnya. (Tribunstyle/ Irsan Yamananda)

Yuk Like Fanpage dan Subscribe Channel YouTube Tribunstyle di bawah ini:

Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved