5 Fakta Kasus Ratna Sarumpaet Jelang Sidang Perdana Kasus Penyebaran Hoax, Rajin Tulis Buku

Sidang perdana kasus penyebaran hoax Ratna Sarumpaet segera digelar, berikut ini 5 faktanya.

5 Fakta Kasus Ratna Sarumpaet Jelang Sidang Perdana Kasus Penyebaran Hoax, Rajin Tulis Buku
Kompas.com/Sherly Puspita
Tersangka kasus penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet berjalan meninggalkan Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya, Jumat (26/10/2018). 

TRIBUNSTYLE.COM - Sidang perdana kasus hoaks Ratna Sarumpaet akan digelar pada Kamis (28/2/2019) besok.

Ibunda Atiqah Hasiholan ini tengah terjerat kasus hoaks soal pemberitaan dirinya dikeroyok orang tak dikenal pada Oktober 2018 lalu.

Kasus bermula saat Ratna mengaku dipukuli orang tak dikenal di sekitar bandara Bandung pada 21 September 2018.

Ia bahkan menyebutkan dirinya mengalami luka di bagian kepala samping.

Banyak pihak, termasuk Prabowo Subianto dan Fadli Zon, yang percaya bahwa Ratna Sarumpaet dipukuli sekumpulan orang tak dikenal.

Namun, pihak kepolisian menemukan banyak kejanggalan hingga akhirnya terungkap ibu mertua Rio Dewanto ini luka bukan karena dipukuli.

Melainkan karena telah menjalani prosedur sedot lemak di sebuah rumah sakit kecantikan di wilayah Menteng.

Karena kasus hoaks tersebut, Ratna Sarumpaet dijerat Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Pidana Hukum dan Undang-Undang ITE Pasal 28 juncto Pasal 45 dengan ancaman hukuma penjara 10 tahun.

Dirangkum Tribunnews dari berbagai sumber, berikut fakta Ratna Sarumpaet jelang sidang perdananya:

1. Lima JPU dikerahkan

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Archieva Nuzulia Prisyta Devi
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved