5 Bencana Festival Terburuk di Dunia Sepanjang Masa, Ada yang Sampai Dibuat Film Dokumenter

Lima festival di dunia ini jadi yang terburuk sepanjang masa, berubah menjadi bencana massal.

5 Bencana Festival Terburuk di Dunia Sepanjang Masa, Ada yang Sampai Dibuat Film Dokumenter
Netflix
Fyre festival, Kepulauan Exuma, 2017. 

TRIBUNSTYLE.COMBeberapa festival musik, baik lokal maupun luar negeri, akhir-akhir ini tengah mendapat sorotan karena berakhir buruk dan nggak sesuai ekspektasi para pengunjungnya.

Lihat aja Lalala Fest di Cikole, Jawa Barat baru-baru ini yang mendapat banyak keluhan dari para pengunjung, serta Fyre Festival yang gagal terlaksana di tahun 2018 lalu, sampai-sampai dibuatkan film dokumenter.

Lalala Festival 2019 - Keseruan Acara Musik di Tengah Hutan, Yuk Intip Gimana Kerennnya

Ternyata, nggak cuma festival musik itu aja yang berakhir kacau.

Dalam sejarah juga ada festival-festival musik yang berakhir kacau bahkan jauh lebih buruk.

Berikut 5 di antaranya yang dilansir dari The Guardian

1. Glastonbury, Inggris, 2005

Glastonbury, United Kingdom, 2005
Glastonbury, United Kingdom, 2005 (Martin Godwin / The Guardian)

Pada tahun ke-35 penyelenggaraannya, festival Glastonbury menghadapi bencana tak terduga dengan adanya badai yang sangat parah. Badai tersebut membanjiri perkemahan, tempat festival, dan area parkir dengan air setinggi 4 kaki.

Dua panggung tersambar petir, dan sungai lumpur akhirnya merusak perkemahan serta menjebak mobil-mobil yang terparkir.

Sebanyak 130 ribu orang yang hadir pun terjebak dalam lokasi tersebut.

Meskipun sembilan orang dikabarkan mengalami luka-luka dan kerusakan yang dialami sampai jutaan dollar, untungnya nggak ada ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Daftar Musisi yang Tampil di Coachella 2019, Ada BLACKPINK di Hari Pertama!

2. Fyre festival, Kepulauan Exuma, 2018

Fyre festival, Kepulauan Exuma, 2017
Fyre festival, Kepulauan Exuma, 2017 (Netflix)

Fyre festival akhir-akhir ini memang jadi perbincangan, bahkan sampai dijadikan film dokumenter. 

Semua bermula saat Billy McFarland dan rapper Ja Rule yang terpikir untuk membuat sebuah acara festival musik mewah dengan promosi yang gila-gilaan.

Namun saat tiba hari diselenggarakannya Fyre Festival, para pengunjung merasa ditipu karena nggak mendapatkan apa yang dijanjikan pihak penyelenggara.

Acara tersebut pun akhirnya dibatalkan setelah badai menerjang dan mengacaukan segalanya.

Hendak Hadiri Korea Music Festival 2018, Mobil yang Ditumpangi Member Oh My Girl Alami Kecelakaan

3. Altamont Free Music festival, California, 1969

Altamont Free Music festival, California, 1969
Altamont Free Music festival, California, 1969 (Michael Ochs)

Dengan menghadirkan Rolling Stones dan Greateful Dead di depan 300 ribu orang, Festival Altamont diharapkan untuk menjadi "Woodstock West", di mana digelar hanya 4 bulan setelah konser bersejarah tersebut.

Festival ini menjadi kacau karena mempekerjakan gang motor Hells Angels sebagai keamanan.

Mereka memukuli para pemuda yang mengancam untuk turun dari bukit dan naik ke atas panggung.

Ujungnya, ada seorang pemuda bernama Meredith Hunter yang dalam pengaruh narkoba menerobos ke panggung dengan menggenggam sebuah pistol.

Ia kemudian ditusuk 2 kali sampai tewas, dan tubuhnya diinjak-injak olah para biker.

4. Indiana state fair, Indiana, 2011

Indiana state fair, Indiana, 2011
Indiana state fair, Indiana, 2011 (Joey Foley)

Indiana state fair yang digelar pada tahun 2011 dengan bintang tamu Sara Bareilles dan band country lokal, Sugarland harus berakhir dengan kenahasan.

Hembusan angin kencang disertai tornado membuat panggung acara tersebut runtuh hingga menewaskan 7 orang dan melukai 58 orang. 

Diperkirakan bahwa insiden itu disebabkan oleh "gustnado", peristiwa cuaca langka yang menyerupai tornado dan disertai dengan angin kencang lebih dari 120 mil per jam. 

5. Love Parade, Bochum, Jerman, 2010

Love Parade, Jerman, 2010
Love Parade, Jerman, 2010 (DPA / thelocal.de)

Love Parade di Jerman berawal dari tahun 1989. 

Acara tersebut merupakan festival pesta dansa yang menarik ratusan ribu orang tiap tahunnya dan merupakan pusat budaya rave di seluruh dunia.

Di tahun 2010, festival tersebut diadakan di sebuah kota kecil bernama Bochum yang berakhir dengan tragis. 

Festival itu dihadiri 400 ribu sampai 1,4 juta pengunjung yang diharuskan untuk melewati suatu terowongan yang berujung naik ke tangga yang lebar. 

Banyaknya orang yang berdesakan mencoba masuk, membuat beberapa orang terjatuh dari tangga, terinjak, bahkan terhimpit ke tembok. Dikabarkan 21 orang tewas dan 500 lainnya cedera. 

Penyelenggara Love Parade, Rainier Schiller, secara permanen membatalkan acara tersebut nggak lama setelahnya.

Pertama Kali Tampil di Java Jazz Festival, Andien Sempat Takut Tak Ada yang Menontonnya

(HAI-online.com/Ricky Nugraha)

Artikel ini telah tayang di HAI-online.com dengan judul Dari Glastonbury sampai Fyre, Ini 5 Bencana Festival Musik Terburuk.

Yuk subscribe YouTube TribunStyle.com

Ikuti kami di
Editor: Archieva Nuzulia Prisyta Devi
Sumber: hai-online.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved