Pilpres 2019

Debat Kedua Pilpres 2019 Usai, Perang Tagar #JokowiBohongLagi dan #02GagapUnicorn Trending Twitter

Debat Kedua Pilpres 2019 Usai, Perang Tagar #JokowiBohongLagi dan #02GagapUnicorn Trending Twitter.

Debat Kedua Pilpres 2019 Usai, Perang Tagar #JokowiBohongLagi dan #02GagapUnicorn Trending Twitter
Suara.grid.id
Debat Kedua Pilpres 2019 Usai, Perang Tagar #JokowiBohongLagi dan #02GagapUnicorn Jadi Trending di Twitter 

Jumlah unicorn Indonesia tersebut termasuk banyak dibanding negara-negara di Asia Tenggara.

Pertanyaannya mengapa banyak unicorn itu muncul di Indonesia?

 Jadi Moderator Debat Capres Kedua, Tommy Tjokro Curi Perhatian dan Jadi Trending Topic

Ekonom Unika Atma Jaya Agustinus Prasetyantoko bercerita, beberapa waktu lalu, dirinya bertemu dengan Dubes Singapura.

Dalam pertemuan itu ada diskusi, mengapa unicorn-unicorn muncul dari Indonesia.

"Salah satu yang muncul itu, satu itu karena di sini (Indonesia) tidak ada aturannya. Karena tidak ada aturannya orang jadi berkreasi semaksimal mungkin," ucap dia dalam FGD BTPN di Bali, pekan lalu.

Selain itu sebut Prasetyantoko, munculnya unicorn tersebut karena adanya kesempatan yang besar di Indonesia.

"Yang kedua opportunity itu ada di sini, tidak di sana," ujarnya.

Mengenai saat menjadi unicorn, perusahaan-perusahaan itu ternyata diambi alih oleh investor asing, Prasetyantoko menilai hal tersebut bukan merupakan suatu masalah, tetapi merupakan paradoks yang alamiah.

 BREAKING NEWS! Dentuman Keras di Gelora Bung Karno, Tak Jauh dari Debat Capres, Massa Capres Bubar!

"Karena opportunity di sini, sehingga ruang untuk berkembang itu ada di sini. Tetapi begitu dia muncul jadi unicorn, asing yang ambil, take over. Bagi saya ini alamiah untuk pasar indonesia. Karena di sini ada oppurtunity, begitu dia mau naik harus ada injeksi asing," paparnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur BTPN Anika Faisal menyebut, Indonesia merupakan pasar yang sangat besar dan mempunyai potensi yang sangat bagus.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
Sumber: Suar.id
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved