Raja Malaysia Putuskan Lepas Tahta Setelah Nikahi Miss Moscow 2015, Begini Kisah Cinta Keduanya

Raja Malaysia melepaskan tahta setelah nikahi Miss Moscow 2015, begini kisah cinta keduanya.

Raja Malaysia Putuskan Lepas Tahta Setelah Nikahi Miss Moscow 2015, Begini Kisah Cinta Keduanya
twitter.com/su_is91
Oksana Voevodina dan Sultan Muhammad V 

Dan akhirnya, Sultan Muhammad V dari Kelantan memilih untuk mengundurkan diri sebagai Yang Dipertuankan Agong ke-15 pada Minggu (6/1/2019), sebelum masa kekuasaannya berakhir. 

Istana Negara Malaysia mengumumkan Sultan Muhammad V dari Kelantan telah mengundurkan diri sebagai Yang Dipertuan Agong ke-15 atau Penguasa Tertinggi federasi.

"Yang Mulia telah bersiap untuk kembali ke Kelantan Darul Naim untuk berada bersama pemerintah negara bagian," demikian pernyataan Istana Negara.

"...menjaga dan mengembangkan Kelantan untuk kemajuan masyarakat," imbuh pernyataan itu, seperti dikutip dari Straits Times.

Sultan Muhammad menjabat sebagai Raja Malaysia pada 13 Desember 2016.

Pengunduran dirinya disebut telah sesuai dengan Pasal 32 (3) Konstitusi Federal Malaysia. "Sepanjang masa jabatannya sebagai Yang Dipertuan Agong, Yang Mulia memenuhi tugasnya sebagai Kepala Negara, pilar stabilitas nasional, sumber keadilan, dan perlindungan persatuan bagi rakyat," kata Istana Negara.

"Yang Mulia ingin menyampaikan terima kasih kepada semua Penguasa negara bagian karena memilihnya sebagai Yang Dipertuan Agong ke-15 pada 13 Desember 2016," lanjutnya.

Pernyataan dari Istana Negara turut menambahkan, Sultan Muhammad V juga menyatakan terima kasih kepada perdana menteri dan pemerintah atas kerja sama dalam memerintah bangsa.

Melansir New Straits Times, dia juga mengaku bangga dengan pengorbanan dan kesetiaan Angkatan Bersenjata selama masa pemerintahannya.

"Kepada rakyat Malaysia, Yang Mulia menyerukan persatuan, toleransi, dan memastikan Malaysia akan terus berada dalam perdamaian dan harmoni," imbuh pernyataan Istana Negara.

Raja Malaysia mengeluarkan keputusan yang disebut kali pertama dalam sejarah negara itu, yaitu turun takhta.

Keputusannya itu sekaligus mengakhiri berbagai spekulasi yang mencuat selama beberapa pekan terakhir.

AFP mewartakan, keputusan pria berusia 49 tahun itu merupakan kali pertama bagi seorang raja Malaysia untuk mundur dari jabatan lima tahunnya.

Penguasa kerajaaan di Malaysia kini akan menggelar pertemuan untuk memutuskan raja berikutnya.

Malaysia merupakan negara monarki konstitusional, dengan aturan unik.

Takhta akan berpindah tangan setiap lima tahun sekali di antara penguasa sembilan negara bagian Malaysia, yang dipimpin kerajaan Islam selama berabad-abad.

Sistem semacam ini telah ada sejak merdeka dari Inggris pada 1957. 

Pejabat kerajaan di Malaysia tidak memberikan alasan mengenai langkah Sultan Muhammad V untuk mundur.

Namun, tanda tanya dan perdebatan terus beredar atas pemerintahannya sejak sang raja mengambil cuti untuk perawatan medis pada November lalu. 

Meski peran mereka bersifat seremonial, tapi keluarga kerajaan di Malaysia sangat dihormati. Mengkritik mereka merupakan larangan keras.

Artikel ini telah tayang di tribunmedan.com dengan judul "Raja Malaysia Kehilangan Tahta setelah Nikahi Mantan Miss Moscow, Begini Kisah Cinta Mereka"

Ikuti kami di
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
Sumber: Tribun Medan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved