Doa-doa untuk Dilafalkan ketika Turun Hujan Lebat, Lengkap dengan Artinya
Begini doa-doa untuk dilafalkan saat turun hujan lebat, lengkap dengan artinya.
Penulis: Sinta Manilasari
Editor: Amirul Muttaqin
TRIBUNSTYLE.COM - Memasuki akhir tahun atau lebih tepatnya bulan november artinya juga tiba saatnya masuk musim penghujan.
Hujan dengan intensitas tinggi hingga mengakibatkan terjadinya banjir bandang bahkan terjadi di beberapa tempat di tanah air.
Akan tetapi tak jarang beberapa daerah yang masih belum mendapatkan turun hujan justru kekerangan melanda.
Sehingga datangnya hujan tentu sangat dinantikan agar segera menghentikan kekeringan tersebut.
• Musim Hujan Tiba, Begini Cara Memilih Jadwal Penerbangan yang Aman Ketika Cuaca Buruk
Maka ketika datangnya hujan perlu disyukuri dengan doa baik agar senantiasa mendatangkan berkah bukan bencana.
Untuk umat muslim sendiri ada doa khusus yang dapat dipanjatkan saat turun hujan lebat atau sedang.
Amalan itu sarat akan makna sebagai ungkapan rasa syukur dan mohon dijaga agar hujan tak mendatangkan keburukan.
Berikut beberapa amalan saat hujan yang dikutip dari rumaysho.com:
Dari Ummul Mukminin, ’Aisyah radhiyallahu ’anha,
إِنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا رَأَى الْمَطَرَ قَالَ اللَّهُمَّ صَيِّباً نَافِعاً
“Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan, ”Allahumma shoyyiban nafi’an” [Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat]”. (HR. Bukhari no. 1032)
Ibnu Baththol mengatakan, ”Hadits ini berisi anjuran untuk berdo’a ketika turun hujan agar kebaikan dan keberkahan semakin bertambah, begitu pula semakin banyak kemanfaatan.” (Syarh Al Bukhari, Ibnu Baththol, 5: 18, Asy Syamilah)
Doa Ketika Hujan Lebat
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam suatu saat pernah meminta diturunkan hujan. Kemudian ketika hujan turun begitu lebatnya, beliau memohon pada Allah agar cuaca kembali menjadi cerah.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berdo’a,
اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ
“Allahumma haawalaina wa laa ’alaina. Allahumma ’alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari [Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turukanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan].” (HR. Bukhari no. 1014)
Syaikh Sholih As Sadlan mengatakan bahwa do’a di atas dibaca ketika hujan semakin lebat atau khawatir hujan akan membawa dampak bahaya. (Lihat Dzikru wa Tadzkir, Sholih As Sadlan, hal. 28, Asy Syamilah)
(Tribunstyle.com/Sinta Manila)
Yuk subscribe YouTube TribunStyle.com :
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/naik-motor-saat-hujan_20161116_182033.jpg)