Asian Para Games 2018

4 Momen Paling Mengharukan di Asian Para Games 2018, dari yang Inspiratif hingga Paling Mengharukan

Asian Para Games 2018 yang sedang berlangsung telah menciptakan banyak momen mengharukan.

4 Momen Paling Mengharukan di Asian Para Games 2018, dari yang Inspiratif hingga Paling Mengharukan
Instagram @bukanrastaman
Pelari India dibopong guide di Asian Para Games 2018 

TRIBUNSTYLE.COM - Asian Para Games 2018 yang sedang berlangsung telah menciptakan banyak momen mengharukan.

Ajang olahraga se-Asia ini akan ditutup pada Sabtu, 13 Oktober 2018 nanti.

Rencananya upacara penutupan Asian Para Games 2018 ini akan berlangsung di Stadiun GBK Jakarta pada pukul 18.00 WIB.

Perjuangan para atlet untuk meraih medali patut kita apresiasi.

Closing Ceremony Asian Para Games 2018 Kembali Undang Artis K-Pop, Ini Daftar Bintang Tamu-nya!

Cerita Muhammad Purnama Suherman, Sosok Pemuda di Balik Kostum Momo, Maskot Asian Para Games 2018

Padahal mereka memiliki keterbatasan fisik namun tidak membuatnya menjadi kelemahan.

Perjuangan para atlet ini dapat kita lihat dalam banyak unggahan di media sosial.

Ada beberapa penonton dan fotografer yang mengabadikan momen paling mengharukan saat para atlet berjuang.

Foto dan video tersebut lantas menjadi viral di media sosial.

Berikut ini 4 momen paling mengharukan yang berhasil Tribun Style rangkum:

1. Pelari India dibopong guide

Foto ini diunggah oleh pemilik akun Instagram @bukanrastaman.

Menurut penjelasannya, ini adalah momen saat pelari India digendong oleh guidenya.

Pelari India bernama Raju Rakshitha ini pingsan sesaat setelah masuk finis dan mendapat mendali emas.

"Bagaimana kalau kita berhenti sejenak, barangkali ada sesuatu yang sebenarnya mampu dilihat oleh mata, namun ego kita yang menutupinya.

Kawan, tidakkah kau lihat. Mereka yang tak mampu menatap sempurna itu terus berlari. Ditemani guide untuk terus berjuang sampai ke ujung garis finish. Mereka buta tetapi nyala asa terus ada.

Ini bukan soal emas, perak bahkan perunggu. Menurutku ini juga tentang kemenangan diri. Mereka melawan kekurangan. Mental yang tangguhnya lebih keras dari baja. Mental yang lebih baik mencoba terus sampai akhir walau akhirnya pelari India itu terjatuh karena lelah. Dibopong guidenya yang telah sama-sama berjuang.

Untukku, untuk dirimu dan semua kehidupan ini. Semoga energi baik tetap terjaga sampai akhir hayat tiba.

Mari ambil hikmah, lalu rangkai dalam cerita. Asian Para Games 2018" tulis @bukanrastaman.

2. Menpora jenguk atlet yang alami cidera

Menpora Imam Nahrawi menjenguk Insan Nurhaida yang mengalami patah tulang leher ketika akan sampai garis finish.

Asal kalian tahu Insan Nurhaida adalah Atlet Atletik peraih 2 medali emas di Asean Para Games Kuala lumpur 2017.

Dalam Asian Para Games 2018 ini, Insan Nurhaida berlaga di nomor 100 dan 200 meter Putri di kelas T36 (celebral palsy).

3. Tim voli Iran beri pelukan kepada penonton disabilitas

Atlet dan official tim voli Iran memberikan pelukan dan jabat tangan kepada para penonton.

Mereka memeluk anak-anak disabilitas yang melihat pertandingan voli tersebut.

Tim voli Iran berhasil memperoleh medali emas di Asian Para Games 2018.

4. Bisakah kalian mengayuh sepeda dengan satu kaki?

Video ini diunggah oleh akun Instagram @yg19

"Can you ride the bicycle with only one foot? They can. Can you ride the bicycle without vision? They can," tulis @yg19.

Sementara itu hingga saat ini, Kamis (11/10/2018) pukul 18.00 WIB, Indonesia telah mendapatkan 92 medali.

Melansir dari Tribunnews.com, berdasarkan klasemen Asian Para Games 2018 terbaru, Indonesia berhasil menambah medali dari cabang olahraga (cabor) Cycling.

Memasuki hari keenam Asian Para Games 2018, Indonesia berhasil mengumpulkan 92 medali hingga Kamis (11/10/2018) pukul 17.50 WIB.

Total 89 medali yang berhasil diperoleh terdiri dari 23 emas, 32 perak, dan 37 perunggu.

Pada Rabu (10/10/2018), Indonesia sempat menggeser Jepang dan naik satu peringkat.

Namun, kini Indonesia tersalip dan kembali berada di peringkat ke-6.

Hingga Kamis petang, tambahan perolehan medali didapat dari cabang olahraga (cabor) Para Athletics, Para Powerlifting, dan Cycling.

Di Para Athletics, Ni Made Arianti Putri berhasil meraih perak lewat lari 400 meter T13.

Sebelumnya, mahasiswi Universitas Sebelas Maret ini juga berhasil meraih perak lewat lari 100 meter T13 pada Rabu (10/10/2018).

Dari Para Powerlifting, Sriyanti berhasil menyabet medali perak di kelas 86 kilogram.

Sementara Ni Nengah Widiasih berhasil mendapat medali perunggu di kelas yang sama.

Medali perunggu ini merupakan medali kedua yang diperoleh Ni Nengah Widiasih.


Klasemen perolehan medali Asian Para Games 2018 hingga Kamis (11/10/2018) petang.
Klasemen perolehan medali Asian Para Games 2018 hingga Kamis (11/10/2018) petang. (Situs resmi Asian Para Games 2018)

(TribunStyle.com/Rifan Aditya)

Yuk subscribe YouTube Channel TribunStyle.com:

Ikuti kami di
Penulis: Mohammad Rifan Aditya
Editor: Amirul Muttaqin
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved