Gempa Sulawesi Tengah

5.000 Orang Masih Tertimbun di Palu, Berikut Cerita tentang Orang-orang Hilang Ditelan Bumi

Tim gabungan masih terus melakukan pencarian dan evakuasi korban akibat gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah pada 28 September 2018.

5.000 Orang Masih Tertimbun di Palu, Berikut Cerita tentang Orang-orang Hilang Ditelan Bumi
Kolase BNPB, Instagram @makassar_iinfo, Kompas.com
Gempa Palu 

Dia menunjuk sebuah rumah yang tinggal kerangka bajanya.

Lihat Foto Agus Gumiwang Gendong Balita Korban Gempa Palu, Chacha Frederica Ingin Adopsi

Rumah itu awalnya di dekat sekolah, namun kekuatan lumpur ini telah menyeretnya hingga ratusan meter. Semua yang dilalui lumpur ini ambruk dan terkubur.

"Saya tidak tahu ada berapa orang yang terkubur lumpur ini. Rumah saja bisa mencapai ratusan," kata Amir.

Munculnya bukit lumpur ini menjadi tanda besar bagi warga yang Palu.

Bagaimana mungkin perkampungan warga yang harmonis tiba-tiba terkubur lumpur yang keluar dari perut bumi.

Sementara itu, Syamsuddin (51) yang juga warga Petobo, kaget setengah mati saat dia pulang kerja di Perumahan Dosen Tadulako menjumpai kampungnya tidak lagi memiliki jalan.

Gelar Doa Bersama dan Donasi Untuk Korban Gempa Palu, Eko Patrio Berhasil Kumpulkan Jumlah Fantastis

"Saya bingung mau pulang karena jalan yang ada sudah menjadi gunung," kata Syamsuddin.

Dia tidak tahu kabar keluarganya. Dia pasrah. Syamsuddin menunjukkan papan kayu yang berantakan diobrak-abrik lumpur sebagai patokan rumahnya yang terkubur lumpur.

"Saya sedih, saya hanya bisa berdoa untuk kebaikan semuanya," ujar Syamsuddin.

Petaka Petobo adalah duka semuanya. Semua yang ada di sini telah musnah ditelan lumpur. Tinggal harapan baru yang akan memulai kehidupan kemudian.

Mereka sadar, keluarga yang tersisa adalah masa depan. Termasuk untuk memahami fenomena ini, lumpur yang menyembur dari dalam perut bumi. (SERAMBINEWS/Safriadi Syahbuddin)

Artikel ini telah tayang sebelumnya di SERAMBINEWS dengan judul: 5.000 Orang Masih Tertimbun di Palu dan Kesaksian tentang Orang-orang Hilang Ditelan Bumi

Ikuti kami di
Editor: Galuh Palupi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved