Polemik Ratna Sarumpaet
5 Buntut Kasus Ratna Sarumpaet: Daftar Mereka yang Terseret, Jadi Hari AntiHoaks & Atiqah Kena Getah
Berikut ini 5 fakta kasus Ratna Sarumpaet yang berbohong wajahnya lebam karena dianiaya padahal terungkap akibat dari oplas di RS Khusus Bina Estetika
Penulis: Mohammad Rifan Aditya
Editor: Agung Budi Santoso
TRIBUNSTYLE.COM - Ratna Sarumpaet telah mengakui kebohongan yang dilakukannya bahwa dirinya dianiaya hingga wajahnya lebam.
Padahal wajah lebam itu akibat dari operasi plastik (oplas) yang dijalaninya di RS Khusus Bina Estetika.
Sebelumnya, beredar kabar Ratna Sarumpaet dianiaya tiga orang tidak di kenal di Bandung, Jawa Barat, pada 21 September 2018.
Bahkan foto-foto wajah lebam ibunda Atiqah Hasiholan itu juga tersebar di dunia maya.
Menanggapi hal ini kepolisian lantas melakukan penyelidikan dan menemukan fakta bahwa Ratna Sarumpaet pada 21 September 2018 tidak berada di Bandung.
• Hanum Rais Sebagai Dokter Yakin Ratna Sarumpaet Korban Pukulan, GM: Mana Tanggungjawab Profesimu?
• Transformasi Ratna Sarumpaet, dari Kanak-kanak, Muda, hingga Usai Melakukan Operasi Plastik
Ratna Sarumpaet justru berada di Rumah Sakit Bedah Bina Estetika Jakarta.
Hal tersebut diperkuat dengan rekaman CCTV dan akhirnya Ratna Sarumpaet mengaku kebohongannya dalam jumpa pers pada Rabu (3/10/2018).
Hingga saat ini kepolisian masih mendalami kasus yang terkait dengan Ratna Sarumpaet.
Ada sejumlah fakta tentang kebohongan Ratna Sarumpaet yang dirangkum Tribun Style dari berbagai sumber.
1. Nasib Atiqah Hasiholan
Kasus Ratna Sarumpaet ini berimbas pada putrinya, Atiqah Hasiholan.
Tagar #saveatiqah pun muncul di media sosial.
Instagram aktris cantik kini diserang banyak haters, Kamis (4/10/2018).
Mereka menuliskan kalimat-kalimat memojokkan Atiqah Hasiholan.
Para haters ini juga menyerang Ratna Sarumpaet melalui kolom komentar.
Sedihnya, komentar tersebut ditulis para haters di unggahan Atiqah tentang Salma Dewanto.
2. Hari Anti Hoaks Nasional
Kebohongan Ratna Sarumpaet ini juga membuat Ridwan Kamil ikut buka suara.
Melalui akun Twitter @ridwankamil menulis:
"Ibu @RatnaSpaet Ratna Sarumpaet yth, Ibu sebaiknya meminta maaf terbuka juga kepada masyarakat Kota Bandung yg sudah dirugikan nama baiknya oleh cerita hoaks ini.
Satu kalimat dari ibu, akan meredakan hal ini tanpa berpanjang lebar. Insha Allah mereka pemaaf. Hatur Nuhun."
Tidak hanya itu, Ridwan Kamil juga mengusulkan tanggal 3 Oktober, hari di mana kebohongan penganiayaan Ratna Sarumpaet terbongkar, diperingati sebagai Hari Anti Hoaks Nasional.
Sebagaimana dilaporkan oleh Kompas.com (4/10/2018) “Karena puncak hoaks nasional itu tepat tanggal 3 Oktober saat negeri ini dibohongi Ibu Ratna Sarumpaet,” kata Emil dalam sambutannya di acara Indonesian City Government PR Summit di Ballroom Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Kamis (4/10/2018).
Emil menjelaskan, efek kebohongan yang disebarkan Ratna Sarumpaet berimbas buruk di level nasional menjelang ajang Pilpres 2019.
“Ini menjadi peristiwa luar biasa karena yang menjadi korban sampai level elit nasional,” ungkapnya.
3. Tokoh lain ikut terjerat
Ada beberapa tokoh politik yang ikut membenarkan pernyataan Ratna Sarumpaet dipukuli orang.
Setelah terungkap bahwa hal itu bohong, pengacara Farhat Abbas melaporkan 17 orang, termasuk pasangan calon presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ke Bareskrim Polri.
Farhat menilai Prabowo-Sandi dan sejumlah politisi ikut menyebarkan hoaks terkait penganiayaan Ratna Sarumpaet.
"Laporannya sudah kami sampaikan tadi sore," kata Farhat Abbas saat dikonfirmasi, Rabu (3/10/2018) melansir dari Tribun Video.
Ia meminta agar orang-orang yang dilaporkannya itu diproses atas tindak pidana ujaran kebencian alias hate speech dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
4. Ratna Sarumpaet mengaku dapat bisikan setan
Ratna Sarumpaet mengakui kebohongannya di kediamannya, Jalan Kampung Melayu Kecil V Nomor 24, RT 04 RW 05, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (3/10/2018) sore.
Melansir dari Wartakotalive.com (3/10/2018) Ratna Sarumpaet menyebut dirinya sebagai pencipta hoax terbaik yang menghebohkan seluruh negeri.
"Jadi tidak ada penganiayaan, itu hanya cerita khayalan yang entah diberikan setan mana kepada saya seperti itu," ujar Ratna Sarumpaet.
5. Dugaan memakai rekening sumbangan musibah Danau Toba
Kepolisian masih terus menyelidiki pengakuan kebohongan Ratna Sarumpaet ini.
Melansir dari Tribunnews.com (4/10/2018) Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan adanya temuan terkait rekening yang digunakan Ratna dari proses penyidikan.
Ia mengatakan rekening tersebut ternyata adalah rekening yang digunakan untuk mengumpulkan dana bantuan bagi musibah di Danau Toba.
"Dalam proses penyidikan beliau (Ratna, - red) melakukan pembayaran di RS dengan gunakan nomor rekening itu," ujar Setyo, di Amos Cozy Hotel, Melawai, Jakarta Selatan (4/10/2018).
"Dan kalau rekan-rekan membuka di internet, ternyata beliau menggunakan rekening itu untuk mengumpulkan dana kalau tidak salah untuk Danau Toba," katanya.
Sejauh ini kepolisian belum mengambil tindakan lanjutan atas temuan tersebut. (TribunStyle.com/Rifan Aditya)
Yuk subscribe YouTube Channel TribunStyle.com:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/ratna-sarumpaet_20181003_195002.jpg)