Breaking News:

CPNS 2018

CPNS 2018 - Sempat Tak Bisa Dibuka, BKN Informasikan Link Helpdesk Sudah Bisa Diakses Kembali

Sempat tak bisa dibuka, tautan Helpdesk sudah bisa diakses kembali oleh pelamar CPNS 2018, hal itu diinformasikan BKN lewat akun Twitternya.

Tayang:
TribunStyle.com/screenshot
Ilustrasi. 

TRIBUNSTYLE.COMSempat tak bisa dibuka, tautan Helpdesk sudah bisa diakses kembali oleh pelamar CPNS 2018, hal itu diinformasikan BKN lewat akun Twitternya.

Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS telah memasuki hari ke-enam, Senin (1/10/2018).

Pelamar hanya dapat mendaftar melalui portal resmi Badan Kepegawaian Negara atau BKN di sscn.bkn.go.id.

Pendaftarannya sudah dibuka sejak 26 September 2018.

Pendaftaran CPNS akan dibuka selama 2 minggu kedepan, hingga tanggal 10 Oktober 2018.

Untuk meningkatkan kapasitas akses web sscn.bkn.go.id, BKN selaku penyelenggara CPNS 2018 telah melakukan upgrading jalur komunikasi.

Upgrading tersebut dilakukan pada Minggu (30/9/2018), pukul 00.00-05.00 WIB.

Pendaftaran CPNS 2018 di sscn.bkn.go.id, Selain Instansi Favorit, Ini Asal Prodi Pelamar Terbanyak

bkngoidofficial
instagram.com/bkngoidofficial

Namun, setelah proses upgrading selesai, tak menutup kemungkinan bagi pelamar mengalami kendala saat registrasi.

Untuk menyampaikan kendala yang ditemui, website SSCN telah dilengkapi dengan tautan Helpdesk.

Tautan Helpdesk dapat digunakan bagi pelamar yang mengalami keluhan saat proses pendaftaran.

Sebelumnya, BKN melalui akun Twitternya, @BKNgoid menginformasikan jika tautan atau link Helpdesk di SSCN sedang tidak dapat diakses untuk sementara waktu.

Walaupun tautan Helpdesk sedang tidak dapat diakses, namun registrasi dan login tetap dapat berlangsung seperti biasa.

"#SobatBKN, saat ini tautan (link) Helpdesk di SSCN (https://helpdesk.bkn.go.id/sscn ) sedang tidak bisa diakses untuk sementara waktu. Namun demikian, registrasi dan login tetap dapat berlangsung seperti biasa. Tetap smangaat ya," tulis BKN.

Update Jumlah Pendaftar CPNS Sukses Registrasi Sscn.bkn.go.id Senin 1 Oktober, 25.296 Terverifikasi!

Meski sempat tak bisa diakses, namun BKN kembali menginformasikan saat ini tautan Helpdesk di SSCN sudah dapat diakses kembali.

"#SobatBKN, saat ini tautan (link) Helpdesk di SSCN (https://helpdesk.bkn.go.id/sscn ) sudah bisa diakses seperti biasa," tulisnya.

Melalui akun Twitternya, BKN juga menginformasikan mengenai update terbaru jumlah pendaftar CPNS 2018 hingga hari ini, Sabtu (1/10/2018).

Pelamar yang sudah berhasil memilih instansi sebanyak 91.917 orang, sedangkan yang sudah diverifikasi instansi sebanyak 25.296 orang.

Dari sekian banyak instansi yang siap dipilih oleh pelamar, ada beberapa yang menjadi favorit atau pilihan banyak pendaftar.

Berikut 5 instansi pusat favorit yang menjadi pilihan banyak pelamar :

1. Kementerian Hukum dan HAM sebanyak 25.442 orang.

2. Kementerian Agama sebanyak 8.841 orang.

3. Kejaksaan Agung sebanyak 3.327 orang.

4. Kementerian ATR/BPN sebanyak 2.639 orang.

5. Mahkamah Agung sebanyak RI 2.351 orang.

BKN juga menginformasikan universitas dan prodi asal pelamar yang banyak mendaftar.

info_cpns_terbaru
instagram.com/info_cpns_terbaru

Daftar Daerah Paling Banyak Diminati di CPNS 2018 dan Jumlah Pendaftar Sementara sscn.bkn.go.id

Berikut, 3 universitas dan 3 prodi terbanyak asal pelamar :

3 Universitas Asal Pelamar Terbanyak

- Universitas Terbuka sebanyak 7.330 orang.

- Universitas Pendidikan Indonesia sebanyak 3.029 orang.

- Universitas Negeri Padang sebanyak 2.198 orang.

3 Prodi Asal Pelamar Terbanyak

- Pendidikan Guru SD sebanyak 16.376 orang.

- Kebidanan sebanyak 10.994 orang.

- Pendidikan Agama Islam sebanyak 9.142 orang.

(TribunStyle/Listusista)

Subscribe Channel Youtube TribunStyle.com :

Like Fan Base Facebook TribunStyle :

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
CPNS 2018Pendaftaran CPNS 2018Berita CPNS 2018 Hari IniBerita CPNS 2018 Terbaru Hari IniBerita Terbaru CPNS 2018 Hari Inisscn.bkn.go.id
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved