'Jual' Putrinya Demi Dana Pengobatan Putranya, Pasangan Orang Tua ini Harus Terima Akibat Pahit
'Menjual' putrinya untuk pengobatan kanker anak laki-lakinya, pasangan suami istri ini dikecam, keduanya harus terima akibat pahit!
Penulis: Tisa Ajeng
Editor: Desi Kris
TRIBUNSTYLE.COM - 'Menjual' putrinya untuk pengobatan kanker anak laki-lakinya, pasangan suami istri ini dikecam, keduanya harus terima akibat pahit!
Tidak dapat membayangkan betapa sulitnya memiliki seorang anak yang mengalami penyakit serius seperti itu. Orangtua pasti akan mengorbankan segalanya untuk melihat anak mereka menjadi lebih baik, tetapi ini pasti sudah kelewat batas!
• Foto Bareng Sang Buah Hati, Wajah Putra Anjasmara Jadi Sorotan Warganet, Ganteng Mirip Bapaknya!
Menurut South China Morning Post, pasangan suami istri melakukan kampanye crowdfunding untuk putra mereka yang berusia 4 tahun yang didiagnosis menderita leukemia akut pada bulan Juli.
Namun crowfunding tersebut dibekukan setelah mereka tampaknya menawarkan untuk menjual saudara kembar anak laki-laki itu untuk membiayai perawatan anak mereka.
Pasangan orangtua, Liang Yujia dan Chen Lanqin, yang berasal dari Sichuan, China, memiliki lebih dari 90.000 yuan (sekitar Rp 191 juta) dalam donasi yang dibekukan di tiga platform crowdfunding, Aixinchou, Shudi Chou dan Chunyu Chou.
Sang ayah, Liang, difoto dengan putrinya memegang sebuah spanduk di kota Chengdu, menyatakan bahwa ia bersedia memberikan "putri cantik dan keimutannya" kepada siapa saja yang dapat menyumbangkan uang untuk perawatan putranya.
Foto itu segera muncul online, menyebabkan banyak kemarahan di kalangan pengguna internet China, yang menganggap tindakan itu "perdagangan manusia terang-terangan". Yang lain menyebutnya bias gender karena lebih memilih putranya daripada putrinya.
Namun, orang tua mengklaim bahwa mereka hanya menawarkan anak perempuan mereka sebagai gimmick karena mereka menghadapi beberapa perjuangan mengumpulkan cukup uang untuk perawatan putra mereka.
Target mereka adalah 500.000 hingga 600.000 yuan (sekitar Rp 1 M sampai Rp 1,2 M).
Liang menyatakan bahwa dia tidak terlalu berharap banyak reaksi, karena mereka hanya ingin mendapat perhatian dari lebih banyak penyumbang.
Ia mengatakan, “Saya benar-benar menyesal melakukannya sekarang, tetapi kami kehabisan opsi pada saat itu. Kami sangat cemas karena tidak dapat menemukan cukup uang, jadi kami datang dengan ide ini. ”
Salah satu situs web crowdfunding, Aixinchou, dapat mencairkan kampanye orang tua itu, tetapi dana harus dikirim langsung ke rumah sakit anak mereka untuk memastikan bahwa donasi diberikan untuk perawatan anak itu.
• Salut! Tak Ikuti Jejak Orang Tua, 5 Anak Artis ini Tekuni Dunia Olahraga & Harumkan Nama Indonesia!
Sekarang, menurut MSN News, yang mengutip Beijing News, orang tua sedang mempertimbangkan menjual rumah mereka untuk mengumpulkan dana.
(Tribunstyle.com/Tisa Ajeng)
Yuk Subscribe Channel YouTube TribunStyle.com:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/orang-tua-jual-putrinya-yang-baru-berusia-4-tahun_20180821_165922.jpg)