Kabur dari Penagih Hutang, Perempuan 60 Tahun di Tiongkok Lakukan Oplas Supaya Tak Dikenali

Seorang perempuan 60 tahun melakukan oplas saat jadi buronan polisi karena tak membayar hutang.

Kabur dari Penagih Hutang, Perempuan 60 Tahun di Tiongkok Lakukan Oplas Supaya Tak Dikenali
nextshark.com
Perempuan berinisial Zhu melakukan oplas supaya tak dikenali penagih hutang dan polisi. 

TRIBUNSTYLE.COM - Memiliki hutang merupakan hal yang menakutkan.

Walaupun hanya hutang sedikit saja.

Tapi pasti akan terbayang-bayang untuk segera membayarnya.

2 Hari Tasya Kamila Menikah, Talita Bachtiar Ungkap Hal yang Sempat Terjadi di Resepsi Kakaknya

Apalagi kalau hutang dalam jumlah yang sangat besar.

Tentu saja akibatnya akan sangat besar.

Bisa-bisa sampai dijebloskan ke penjara sebagai konsekuensinya.

Melansir nextshark.com, seorang perempuan 60 tahun di Tiongkok jadi buronan polisi karena tak membayar hutang, Rabu (1/8/2018).

Perempuan tersebut kabur sejak pengadilan memutuskannya harus membayar hutang sebesar lebih dari 30 juta Yuan.

Dia buron selama setengah tahun.

Saat ditangkap, perempuan tersebut mengaku sudah bangkrut.

Dia hidup mengandalkan saudara perempuannya untuk hidup.

Namun, bukti yang ada menunjukkan pernyataan Zhu tidaklah benar.

Perempuan berinisial Zhu ini melakukan hal ekstrem untuk bisa kabur.

Dirinya sampai melakukan oplas supaya wajahnya tak lagi dikenali.

Wajahnya diubah menjadi 40 tahun lebih muda dari usianya.

Zhu seolah tak kapok dengan hutang banyaknya.

Hangout Bareng Syahnaz Shadiqah, Nagita Slavina Tampil Sporty Pakai Sneakers Harga Murmer

Perempuan yang tinggal di Wuhan, Provinsi Hubei ini hidup dalam kemewahan selama pelarian.

Dia menjadi member sebuah club eksklusif.

Club tersebut mengharuskan membernya membayar 200 ribu Yuan sekali masuk.

Zhu juga memiliki beberapa mobil mewah.

Dia ternyata kerap mengunggah foto yang menunjukkan dia bergaul dengan beberapa member club tersebut.

Mobil-mobil tersebut dibelinya atas nama sang adik.

Jadi tak ada jejak namanya di pembelian mobil.

Tak cukup sampai disitu.

Di tahun 2016, polisi menemukan Zhu menggunakan kartu kredit hingga 3,88 juta Yuan atau Rp 8 miliar.

Zhu pun dinyatakan bersalah oleh pengadilan.

Dia harus masuk penjara selama satu tahun empat bulan.

(TribunStyle.com/Archieva Prisyta)

Yuk Subscribe YouTube dan Like Fanpage TribunStyle.com di bawah ini:

Ikuti kami di
Penulis: Archieva Nuzulia Prisyta Devi
Editor: Amirul Muttaqin
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved